KUALA KURUN – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gunung Mas, Halilintar, menghadiri kegiatan review hasil survei, investigasi, dan desain (SID) cetak sawah tahun 2025.
“Kami siap mendukung dan menyukseskan program pemerintah, yakni pencetakan sawah untuk keberlanjutan ketahanan pangan, khususnya di sektor pertanian padi,” ungkap Halilintar, Kamis 14 Agustus 2025.
Ia menekankan bahwa, dalam pencetakan sawah, pemerintah daerah harus memastikan kesiapan lahan yang digunakan. Lahan harus berstatus clear and clean atau bebas dari sengketa, berada di Area Penggunaan Lain (APL), bukan kawasan hutan, serta tidak termasuk tanah bersertifikat milik perusahaan dengan status HGU/HGB.
“Harapannya, pencetakan sawah untuk ketahanan pangan berkelanjutan di Kabupaten Gunung Mas dapat berjalan lancar, tanpa kendala maupun sengketa,” bebernya.
Sementara itu, Asisten I Setda Gunung Mas, Lurand, mewakili menjelaskan bahwa program cetak sawah merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk mencapai swasembada pangan.
Dimana kata dia, program ini bertujuan memperluas areal pertanian, meningkatkan produksi pangan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Langkah awal dari program ini adalah pelaksanaan SID. Tahap ini sangat penting untuk menentukan kelayakan lokasi, merencanakan tata letak sawah, serta memastikan keberhasilan pencetakan sawah baru secara teknis maupun ekonomis,” ujar Lurand. (ale)












