SAMPIT – Misteri hilangnya Bripda MF, anggota Sat Intelkam Polres Kotawaringin Timur, memasuki hari ke-17 tanpa titik terang. Kepergiannya yang bak ditelan bumi membuat keluarga semakin terpukul dan diliputi rasa cemas.
Ayah dan ibu MF kini hanya bisa berharap putra keduanya itu segera kembali dalam keadaan selamat.
Kini pihak keluarga telah menggandeng penasehat hukum yang berkantor di Palangka Raya untuk membantu membimbing terungkapnya kasus tersebut.
Mereka juga menyampaikan pesan kepada Brigda MF, yang diungkapkan oleh saudara kandungnya Fenti Indriani saat ditemui bersama sang ibu serta didampingi Rusdi Agus Susanto dan rekan-rekan sebagai pensehat hukum.
“Kalaupun melihat berita, cepat pulang karena keluarga sudah menunggu di rumah. Kami seluruh keluarga berharap MF bisa pulang dengan keadaan sehat, terlepas apapun yang terjadi,” ungkap Fenti sambil tak kuasa menahan air mata bersama sang ibu, Senin 8 September 2025.
Dirinya juga berpesan kepada masyarakat apabila ada menemukan kabar, terlebih melihat keberadaan Bripda MF agar segera memberitahu mereka secepat mungkin.
Terkait dengan kabar keberadaan di Makassar, mereka belum memastikan informasi itu benar ataupun tidak, namun mereka masih meragukan informasi tersebut karena dianggap hanya kebetulan nama yang sama.
Kendati demikian, pihaknya berharap kepada polisi untuk segera mengungkap kasus tersebut dan segera menemukan Bripda MF dengan keadaan sehat.
“Kami berharap kasus ini menjadi perhatian dan atensi Polisi. Karena yang bersangkutan sudah 17 hari menghilang, dia salah satu putra daerah yang masuk anggota Polri melalui jalur prestasi,” demikian Rusdi.
(Jimmy)












