Gubernur Kalteng Tekankan Etika dan Disiplin Mahasiswa: “Hormati Dosen, Jauhi Narkoba”

IST/BERITASAMPIT - Gubernur H. Agustiar Sabran saat menyalami para mahasiswa usai mengikuti kegiatan Jalan Sehat Dies Natalis ke-62 Universitas , Sabtu, 15 November 2025.

Gubernur (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan pentingnya etika, disiplin, dan sikap hormat bagi para mahasiswa Universitas (UPR).

Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Jalan Sehat dalam rangka Dies Natalis ke-62 UPR, Sabtu, 15 November 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter dan perilaku sehari-hari.

Ia mengingatkan mahasiswa untuk memegang teguh nilai-nilai moral sebagai bekal memasuki dunia kerja dan kehidupan sosial.

“Mahasiswa harus sungguh-sungguh belajar dan menghormati dosen seperti menghormati orang tua. Jauhi narkoba dan hindari pergaulan bebas,” tegasnya.

Agustiar juga meminta mahasiswa, khususnya yang berasal dari wilayah pelosok , untuk memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi sebaik-baiknya.

Ia menilai kesempatan belajar di perguruan tinggi merupakan peluang besar untuk memperbaiki masa depan.

Selain menyoroti etika dan disiplin, Gubernur kembali mengajak mahasiswa menjaga melalui agar tetap bugar dan memiliki pola pikir positif.

Menurutnya, sehat akan mendukung kesuksesan akademik dan aktivitas kampus.

itu penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan membuat kita lebih berenergi,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran para dosen dan civitas akademika UPR dalam membimbing mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.

Agustiar berharap kampus terus menjadi tempat yang kondusif bagi pengembangan sumber daya manusia Kalteng.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan harapan agar UPR semakin maju dan menjadi kebanggaan masyarakat. “UPR maju, jaya, unggul, dan mempesona,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Rapat Monitoring Situasi Terkini Penanganan Karhutla, Gubernur Kalteng Pastikan Kondisi Masih dalam Batas Terkendali
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!