KUALA KURUN – Wakil Bupati Gunung Mas sekaligus Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Efrensia L.P. Umbing membuka kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang digelar di Desa Petak Bahandang. Kegiatan ini turut dirangkai dengan peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari AIDS Sedunia Tahun 2025.
Pada kesempatan ini dia, menegaskan bahwa stunting masih menjadi persoalan serius yang berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia di masa mendatang, termasuk di Kabupaten Gunung Mas.
“Stunting merupakan ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Upaya penanganannya selaras dengan Program Unggulan Tambun Bungai serta mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk Program Makan Bergizi Gratis, Lumbung Pangan Nasional, dan pencegahan stunting,” ungkapnya belum lama ini.
Pemerintah saat ini, lanjutnya, memprioritaskan pencegahan stunting sejak dini melalui pembinaan kepada calon pengantin, ibu hamil, remaja putri, dan orang tua balita agar tidak muncul kasus baru. Langkah tersebut diwujudkan melalui edukasi, penyuluhan, sosialisasi, serta peningkatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE).
Efrensia juga memberikan apresiasi kepada GOW Kabupaten Gunung Mas yang telah menjadi orang tua asuh dalam Program Genting. Ia menilai keikutsertaan GOW merupakan bukti nyata komitmen dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah.
“Kegiatan penyuluhan ini merupakan upaya GOW dalam meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga terjadi perubahan perilaku terkait kesehatan ibu dan anak,” bebernya.
Lebih lanjut, dia mengingatkan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk masyarakat, lembaga, dan organisasi terkait.
“Saya berharap Desa Petak Bahandang terus menguatkan sinergi program sehingga dapat menjadi Desa Zero Stunting pada masa yang akan datang,” harap Efrensia. (ale)












