Bapeang Usulkan Bantuan Pertanian hingga Pembangunan SMK Maritim

IST/BERITASAMPIT - ilustrasi.

– Warga Bapeang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Timur, mengusulkan sejumlah program pembangunan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) (Kalteng), mulai dari bantuan sektor pertanian, peningkatan infrastruktur jalan, hingga pembangunan fasilitas pendidikan dan keagamaan.

Aspirasi tersebut disampaikan Juru Bicara Dapil II Timur–, Pipit Setyorini, dalam Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, Senin, 5 Januari 2026.

Dalam paparannya, Pipit menyampaikan bahwa masyarakat Bapeang mengusulkan bantuan di bidang fisik dan prasarana, khususnya untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat .

Usulan tersebut meliputi bantuan alat panen padi berupa combine harvester dan pupuk, serta bantuan traktor dan cultivator untuk Kelompok Tani Suka Ramai Mitra Family yang memiliki 20 anggota dengan luas areal pertanian sayuran sekitar lima hektare.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan peningkatan infrastruktur jalan berupa timbunan biasa di sejumlah lokasi. Di antaranya peningkatan jalan sepanjang 1.000 meter dengan lebar 3-4 meter di wilayah Sei Majau, yang diusulkan oleh tiga kelompok tani yakni Hamparan, Tunas Harapan, dan Ujung Pandang dengan total lahan pertanian sekitar 30 hektare.

Usulan peningkatan jalan lainnya berada di Malang 3 Sukaramai sepanjang 1.200 meter dengan lebar 3-4 meter yang melayani area pertanian seluas sekitar 50 hektare, serta peningkatan jalan di Malang 5 Sukaramai dengan panjang 1.200 meter dan lebar serupa.

Di bidang pendidikan, warga Bapeang mengusulkan pembangunan SMK Maritim di wilayah Sukaramai. Untuk rencana tersebut, lahan seluas tiga hektare telah disiapkan dan dihibahkan oleh Pemerintah Bapeang.

Sementara di bidang keagamaan, masyarakat mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp125 juta untuk penyelesaian pembangunan Mushola Bustanu, khususnya untuk pekerjaan plester dinding dan pembangunan menara.

Selain itu, terdapat pula usulan bantuan sebesar Rp200 juta untuk Tempat Pengajian Anak (TPA) Bapeang guna pemasangan atap dan keramik lantai.

Pipit Setyorini menjelaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan merupakan hasil pelaksanaan reses anggota DPRD Provinsi di daerah pemilihan.

“Sebagai hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, dan komunikasi secara aktif dengan konstituen serta masyarakat secara luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat menyampaikan aspirasi tersebut secara terbuka dan jujur, dengan harapan adanya peningkatan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan mereka.

“Masyarakat dengan lugas, jujur, dan terbuka menyampaikan berbagai harapan untuk peningkatan pembangunan di daerahnya, khususnya berkaitan dengan pembangunan yang sangat penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum,” katanya.

Diketahui, aspirasi tersebut merupakan hasil pelaksanaan Reses Anggota DPRD Provinsi Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 yang dilaksanakan pada 2 hingga 9 November 2025 di masing-masing daerah pemilihan.

(Sya'ban)

baca juga ...  Anggota Komisi III DPRD Kalteng: Pelatihan Keterampilan Penting untuk Tingkatkan Daya Saing Masyarakat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!