Warung Penjual BBM dan Dua Minibus Dilalap Api di Jalur Trans Kalimantan Sampit–Pangkalan Bun

JIMMY/BERITASAMPIT - Petugas saat memadamkan warung dan minubus yang terbakar.

SAMPIT – Kebakaran menghanguskan satu unit warung dan dua kendaraan minibus di Jalan Jenderal Sudirman Km 4, jalur Trans Kalimantan yang menghubungkan Sampit–Pangkalan Bun, pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB. Minggu 18 Januari 2026

tersebut mengejutkan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan warung yang diketahui terbuat dari material semi permanen.

Dalam waktu singkat, kobaran api juga melahap dua unit mobil minibus yang terparkir di sekitar lokasi kejadian.

Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun besarnya kobaran api membuat usaha tersebut tidak membuahkan hasil.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian, namun saat tiba, api sudah terlanjur membesar dan menguasai bangunan warung serta kendaraan.

“Benar ada warung dan dua mobil minibus sepertinya yang terbakar,” ujar Alif, salah seorang warga setempat yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Sementara itu, Tri, warga lainnya, mengungkapkan bahwa warung tersebut diketahui menjual bensin dan solar eceran. Hal itu diduga menjadi penyebab api cepat membesar dan bahkan sempat menimbulkan ledakan kecil.

“Warung itu juga jual bensin dan solar, kemungkinan itu yang bikin api cepat besar,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran kemudian berjibaku melakukan proses pemadaman dan pendinginan agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun total kerugian akibat tersebut. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui sumber api serta memastikan kondisi lokasi aman dari potensi kebakaran susulan.

(Jimmy/Utomo)

baca juga ...  Salat Idulfitri di Halaman Komplek Perguruan Muhammadiyah Sampit Dipadati Masyarakat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!