KASONGAN – Perang terhadap narkotika terus dikibarkan jajaran Ditpolairud Polda Kalteng di wilayah pesisir.
Kali ini, personel Mako Perwakilan Pegatan terjun langsung menyasar kelompok remaja di Desa Pegatan Hilir, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, untuk memberikan edukasi keras mengenai dampak fatal penyalahgunaan barang haram tersebut, Kamis 22 Januari 2026.
Langkah ini diambil sebagai upaya proteksi dini bagi generasi muda di pelosok agar tidak terjerumus dalam lingkaran setan narkoba yang kian mengancam.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, menegaskan bahwa peredaran narkoba adalah ancaman nyata yang bisa menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat.
“Narkoba adalah salah satu musuh terbesar kita. Penggunaannya tidak hanya merusak individu secara mental dan fisik, tetapi juga memiliki efek domino yang dapat menghancurkan keluarga hingga tatanan masyarakat,” tegas Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Dalam sosialisasi tersebut, petugas membekali para remaja dan warga dengan pengetahuan untuk mengenali ciri-ciri penyalahgunaan narkoba sejak dini. Tujuannya agar lingkungan Das Katingan memiliki “imunitas” sosial terhadap masuknya pengedar narkotika.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat lebih peka. Mari kita bentuk lingkungan yang bersih dari narkoba demi masa depan generasi muda kita yang lebih cerah,” tambahnya.
Langkah proaktif kepolisian perairan ini disambut hangat oleh warga Desa Pegatan Hilir. Para orang tua merasa terbantu dengan kehadiran polisi yang memberikan pemahaman langsung kepada anak-anak muda, mengingat tantangan pergaulan di era sekarang semakin kompleks.
Dengan rutinnya kegiatan ini, Ditpolairud Polda Kalteng berkomitmen untuk terus menjaga wilayah pesisir tetap menjadi zona hijau yang aman dan bersih dari pengaruh narkotika.(im/bs)












