SAMPIT – Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Mariani menegaskan masih banyak jalan berlubang yang belum tertangani, padahal arus mudik Idulfitri semakin dekat.
Ia menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius dinas terkait di lingkungan Pemkab Kotim. Terlebih saat menjelang hari raya, mobilitas masyarakat meningkat signifikan.
“Lubang-lubang masih menganga di sejumlah ruas jalan. Ini sudah dekat Lebaran, banyak masyarakat yang mudik. Dinas harus turun ke lapangan, cek dan lakukan perbaikan sementara,” tegasnya, Minggu 1 Maret 2026.
Mariani mengungkapkan, usulan perbaikan jalan menjadi aspirasi terbanyak yang diterima DPRD dari berbagai daerah pemilihan, dari 1 hingga 5. Menurutnya, kondisi jalan yang tidak layak berdampak langsung pada aktivitas warga.
“Jalan itu urat nadi aktivitas masyarakat. Untuk sekolah, berobat, mengangkut barang ke pasar, semuanya membutuhkan akses jalan yang baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kewenangan infrastruktur terbagi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Karena itu, DPRD menyampaikan aspirasi di semua tingkatan agar ada perhatian bersama.
Mariani menambahkan, keterbatasan APBD Kotim ditambah kebijakan efisiensi anggaran membuat ruang fiskal daerah semakin sempit. Sementara wilayah Kotim luas dan jumlah penduduk terus bertambah.
Komisi IV, lanjutnya, akan kembali mendorong komunikasi dengan pemerintah pusat, termasuk melalui DPD RI Agustin Teras Narang yang sempat melakukan reses di DPRD , agar dana bantuan untuk daerah bisa ditingkatkan.
“Kami mohon DPD RI bisa memperhatikan kondisi ini. Infrastruktur sangat penting untuk mendorong perkembangan Kotim,” tandasnya. (nardi)












