SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki secara resmi membuka kegiatan pasar murah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H/2026 M di Pasar Saik, Senin 9 Maret 2026. Kegiatan ini digelar Pemerintah Kabupaten Sukamara sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Sukamara Nur Effendi, Ketua DPRD Sukamara Ahmad Darsono, Kapolres Sukamara Abdian Berkat Ndraha, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara.
Bupati Masduki menyampaikan bahwa pasar murah merupakan kegiatan berbasis perdagangan komoditas pangan yang dijual langsung kepada masyarakat dengan harga yang telah disubsidi oleh pemerintah daerah.
Program ini dilaksanakan sebagai langkah konkret pemerintah dalam penanganan inflasi di Kabupaten Sukamara tahun 2026.
“Pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri ketika kebutuhan bahan pokok biasanya meningkat,” ujar Masduki.
Ia menjelaskan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah dan mengatasi risiko guncangan serta kerentanan sosial agar kebutuhan hidup masyarakat tetap terpenuhi, khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional.
Pada pelaksanaan pasar murah menjelang Idulfitri tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sukamara menyiapkan sebanyak 2.343 paket bahan pokok yang akan dibagikan kepada masyarakat di 29 desa dan 3 kelurahan di wilayah Kabupaten Sukamara. Khusus untuk desa dan kelurahan yang berada di Kecamatan Sukamara, jumlah paket yang disediakan mencapai 1.115 paket.
Setiap paket pasar murah tersebut berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, serta minyak goreng 2 liter. Jika dihitung berdasarkan harga normal di pasaran, nilai paket tersebut mencapai sekitar Rp148.000.
Namun melalui program pasar murah, masyarakat hanya perlu membayar Rp20.000 per paket, sehingga Pemerintah Kabupaten Sukamara memberikan subsidi sebesar 86,49 persen.
Masduki berharap kegiatan pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah, terutama menjelang perayaan Idulfitri.
“Melalui program ini kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang terjangkau,” pungkasnya. (enn)












