Belom Bahadat Jadi Dasar Pendidikan Kalteng, Karakter Didorong di Garis Depan

IST/BERITASAMPIT - Plt. Sekretaris Daerah Provinsi , Leonard S. Ampung, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Cek Gratis (CKG) bagi pelajar di SMA Negeri 2 Kuala , Senin, 30 Maret 2026.

– Plt. Sekretaris Daerah Provinsi (Kalteng), Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan di Kalteng didasarkan pada nilai-nilai kearifan lokal, khususnya kaidah Belom Bahadat.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Cek Gratis (CKG) bagi pelajar di SMA Negeri 2 Kuala , dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-220 Kota Kuala dan Hari Jadi ke-75 Pemerintah Kabupaten , Senin, 30 Maret 2026.

Leonard menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Provinsi Kalteng dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan melalui sektor pendidikan dan .

“Tujuan kehadiran kami adalah untuk berbagi kebahagiaan dan kepedulian, yang semuanya bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Gubernur Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo, sebagaimana tertuang dalam misi pembangunan daerah.

Salah satu fokusnya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beretika melalui pendidikan inklusif yang berlandaskan nilai Belom Bahadat.

“Kami ingin fokus membangun mulai dari atau pedalaman hingga ke kota. Kami tidak ingin ada putra-putri yang tidak bisa sekolah, tidak bisa kuliah, tidak bisa berobat saat sakit, dan tidak bisa makan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Leonard juga menyampaikan pesan Gubernur kepada para pelajar agar memiliki semangat dan tekad dalam meraih masa depan.

Ia mengingatkan bahwa kesuksesan dapat diraih dengan niat yang kuat, kerja keras, serta diiringi doa dan cita-cita yang tinggi.

Selain itu, para pelajar juga diminta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai adab, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi berbagai perilaku negatif.

Ia secara khusus mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, judi online, serta pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda. “Junjung selalu adab, itu yang paling utama,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  SPBE Jadi Pilar Transformasi Digital Birokrasi di Kalteng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!