HUT Kalteng Tetap Meriah, FBIM dan Lomba Tradisional Tak Dihapus

IST/BERITASAMPIT - Peserta menampilkan Tari Pesisir dengan penuh semangat dalam lomba yang digelar di Stadion Tuah Pahoe, , pada Selasa malam, 20 Mei 2025, dalam rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025.

– Pemerintah Provinsi (Kalteng) memastikan rangkaian kegiatan budaya dan masyarakat tetap digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng tahun 2026, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Sejumlah agenda unggulan seperti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), Kalteng Expo, karnaval budaya, hingga berbagai lomba tradisional dipastikan tetap menjadi bagian utama dalam perayaan tahun ini.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, mengatakan bahwa peringatan HUT Kalteng tidak hanya sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat identitas budaya daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Persiapan Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, , Kamis, 9 April 2026.

“Walaupun saat ini kita berada dalam kondisi efisiensi anggaran, Bapak Gubernur menegaskan bahwa pelaksanaan Hari Jadi ke-69 harus tetap meriah. Ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, kemeriahan perayaan tidak boleh bergantung pada besarnya anggaran semata, melainkan pada kreativitas serta sinergi seluruh pihak yang terlibat.

Menurutnya, pelaksanaan FBIM menjadi salah satu agenda strategis karena tidak hanya menampilkan kekayaan budaya lokal, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan pengunjung.

Selain itu, lomba tradisional dan karnaval budaya dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian kearifan lokal sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan karena menjadi bagian dari identitas kita sebagai masyarakat ,” katanya.

Linae menambahkan, rangkaian kegiatan HUT Kalteng juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Keterlibatan UMKM dalam expo dan festival diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Dengan kolaborasi yang kuat dan perencanaan yang matang, kita optimistis peringatan Hari Jadi ke-69 dapat berjalan sukses, meriah, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Saat Rupiah Melemah, Pelaku Ekspor di Kalteng Justru Diuntungkan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!