JAKARTA— Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Alimudin Kolatlena, memberikan atensi penuh terhadap pelepasan 587 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Provinsi Maluku yang mulai bertolak menuju tanah suci.
Sebagai legislator yang membidangi urusan agama dan sosial, putra daerah Maluku ini menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan jemaah adalah mandat konstitusi yang tidak boleh ditawar.
Fokus pada Perlindungan dan Standar Layanan
Dalam keterangannya, Alimudin menyampaikan bahwa Komisi VIII DPR RI telah melakukan serangkaian rapat kerja dengan Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) untuk memastikan indeks kepuasan jemaah tetap terjaga, terutama di tengah tantangan cuaca ekstrem di Arab Saudi tahun ini.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa negara hadir di setiap langkah jemaah kita. Mulai dari keberangkatan di Ambon, transit di Embarkasi Makassar, hingga tiba di pemondokan di Mekkah maupun Madinah. Fokus kami adalah standarisasi layanan katering, transportasi, dan akses kesehatan yang harus cepat tanggap,” ujar Alimudin, Selasa 12 Mei 2026.
Prioritas Jemaah Lansia dan Ramah Disabilitas
Alimudin juga menyoroti tingginya proporsi jemaah lansia dalam keberangkatan tahun ini. Ia mendesak para petugas haji daerah (TPHD) untuk bekerja secara presisi dan penuh empati.
“Tagline ‘Haji Ramah Lansia' bukan sekadar jargon. Saya meminta petugas untuk proaktif melakukan jemput bola dalam layanan kesehatan di lapangan. Jangan sampai ada jemaah kita dari Maluku yang terkendala hanya karena masalah komunikasi atau keterbatasan fisik,” tegas Kolatlena.
Penguatan Koordinasi Lintas Sektor
Selain aspek ibadah, Alimudin mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama.
Menurutnya, kelancaran administrasi dokumen dan paspor bagi 587 jemaah kloter awal ini merupakan bukti koordinasi daerah yang solid.
“Sinergi antara eksekutif di daerah dan pengawasan kami di legislatif pusat sangat krusial. Kami di Fraksi Gerindra berkomitmen bahwa aspirasi jemaah terkait fasilitas akan terus kami suarakan di Senayan agar ada perbaikan berkelanjutan setiap tahunnya,” imbuh Kolatlena.
Pesan untuk Jemaah
Menutup pernyataannya, Alimudin menitipkan pesan agar para jemaah senantiasa menjaga kondisi fisik dan solidaritas antar-jemaah asal Maluku.
Kolatlena berharap para tamu Allah ini dapat menjalankan seluruh rukun haji dengan sempurna dan kembali ke Bumi Raja-Raja dengan predikat haji mabrur.
“Jaga nama baik Maluku, jaga kesehatan, dan fokuslah pada ibadah. Kami di sini akan terus bekerja memastikan semua sistem pendukung di tanah suci siap melayani bapak dan ibu sekalian,” pungkas Alimudin Kolatlena.
(adista)












