LAMANDAU – Sebanyak 163 warga di Desa Pedongatan, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, terdampak banjir akibat meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Palikodan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak 8 hingga 9 Mei 2026.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau, banjir mulai merendam permukiman warga sejak Sabtu 9 Mei 2026, terutama rumah-rumah yang berada di bantaran sungai.
Kepala BPBD Kabupaten Lamandau Hendikel mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu menjadi penyebab utama meluapnya DAS Palikodan hingga menggenangi kawasan permukiman.
BPBD mencatat sebanyak 47 kepala keluarga dengan total 163 jiwa terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, dua kepala keluarga dengan enam jiwa dilaporkan rumahnya terendam.
Ketinggian air di kawasan permukiman warga bervariasi antara 40 hingga 150 sentimeter.
Sementara genangan di akses jalan desa mencapai sepanjang 250 hingga 300 meter dengan kedalaman sekitar 40 hingga 60 sentimeter.
Meski banjir merendam sejumlah rumah dan akses jalan, hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi. Tim TRC-PB bersama pemerintah desa terus melakukan pengecekan lapangan dan pendataan korban terdampak,” katanya, Selasa 12 Mei 2026.
BPBD Lamandau masih terus melakukan pemantauan di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan debit air kembali meningkat apabila hujan di wilayah hulu masih terjadi dalam beberapa hari ke depan. (andre)












