PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa'i mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya daerah melalui partisipasi dalam Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mempertahankan identitas dan kearifan lokal Kalimantan Tengah, Selasa 12 Mei 2026.
Menurut Ahmad Rifa'i, FBIM bukan sekadar agenda tahunan seremonial, tetapi menjadi wadah penting untuk memperkenalkan seni, budaya, dan kuliner khas daerah kepada masyarakat luas sekaligus generasi muda.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berkomitmen mendukung pelestarian budaya daerah dengan menampilkan berbagai potensi seni dan budaya lokal dalam kegiatan FBIM Tahun 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
“Festival budaya seperti FBIM menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” kata Ahmad Rifa'i.
Selain pelestarian budaya, dirinya menilai kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap promosi daerah, termasuk sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan pelaku usaha lokal dan pelaku seni budaya.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Rifa'i juga meminta seluruh pihak terkait agar mempersiapkan partisipasi Kabupaten Pulang Pisau secara maksimal sehingga dapat menampilkan kekayaan budaya daerah dengan baik dan membanggakan.
Ia berharap keterlibatan masyarakat dalam FBIM maupun peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau dapat semakin mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan daerah sendiri. (denny)












