SAMPIT – Kebakaran yang terjadi saat warga masih terlelap tidur menghanguskan tiga unit bangunan rumah di Jalan H Imbran RT 05 RW 02, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu 23 Mei 2026 sekitar pukul 04.30 WIB.
Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Api pertama kali diketahui muncul dari salah satu rumah warga di kawasan tersebut sebelum dengan cepat merembet ke dua bangunan rumah dinas guru yang berada berdekatan.
Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Ketapang, AKP Anis mengatakan personel Polsek Ketapang langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran.
“Bangunan yang terbakar terdiri dari satu rumah permanen milik warga dan dua rumah dinas guru dengan konstruksi kayu,” ujarnya.
Rumah milik warga yang terbakar diketahui berukuran sekitar 6 x 10 meter dengan konstruksi beton dan beratap seng, dihuni seorang perempuan berinisial HY. Sementara dua bangunan lain merupakan rumah dinas guru berukuran masing-masing sekitar 10 x 12 meter berbahan kayu dan beratap seng yang dihuni HN dan RH.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran itu membuat para penghuni kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda mereka tidak sempat diselamatkan.
“Kerugian material diperkirakan sekitar Rp300 juta,” kata Anis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi di lokasi, api diduga berasal dari bagian plafon rumah milik HY akibat korsleting listrik.
Karena dua bangunan di sampingnya berbahan kayu, api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah dinas guru yang berada berdempetan.
Petugas gabungan dari Polsek Ketapang, Satlantas Polres Kotim, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, hingga relawan peduli api diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Sebanyak empat unit mobil damkar milik Dinas Pemadam Kebakaran Kotim, dua unit milik BPBD, dan dua unit kendaraan relawan dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.
“Tidak ada kendala saat proses pemadaman. Api berhasil cepat dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain,” jelasnya.
Saat ini, kasus kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Ketapang guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
(Jimmy)












