Peringati Hari Lahir Pancasila, Alimudin Kolatlena Ajak Masyarakat Maluku Bumikan Nilai Toleransi

Anggota Komisi VIII DPR RI Dari Fraksi Gerindra Dapil Maluku Alimudin Kolatlena.

JAKARTA— Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Alimudin Kolatlena, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di Provinsi Maluku, untuk menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila 2026 sebagai refleksi memperkuat persatuan dan merawat keberagaman.

Menurut legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku ini, Pancasila bukan sekadar fondasi negara yang dihafal, melainkan ideologi hidup (living ideology) yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Maluku adalah laboratorium sosial yang kaya akan keberagaman suku, agama, dan budaya. Di hari yang bersejarah ini, saya mengajak kita semua untuk kembali membumikan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam menjaga kerukunan dan merawat toleransi antarumat beragama,” ujar Alimudin, Senin 1 Juni 2026.

Komitmen Mengawal Program Keagamaan dan Sosial

Sebagai anggota Komisi VIII yang membidangi agama, sosial, kebencanaan, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Alimudin menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila khususnya sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menjadi kompas utamanya dalam mengawal kebijakan di parlemen.

Mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku ini berkomitmen untuk terus memperjuangkan program-program yang berkeadilan bagi masyarakat Maluku, mulai dari bantuan sosial yang merata hingga penguatan lembaga-lembaga keagamaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui langkah nyata, seperti memastikan program jaring pengaman sosial dapat merata dan menyentuh wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Kepulauan Maluku sebagai upaya pemerataan bantuan.

Di sisi lain, demi menjaga kerukunan beragama dan mencegah potensi konflik sosial, Kolatlena mendukung penuh peningkatan anggaran untuk program moderasi beragama.

Tidak kalah penting, dalam hal pemberdayaan masyarakat, fokusnya juga diarahkan untuk mendorong bantuan yang tepat sasaran bagi perempuan dan anak, khususnya yang berada di daerah pascabencana.

baca juga ...  Aktivis KontraS disiram Air Keras, Erwin Siregar: Pembungkaman Kritik Ancaman Nyata Bagi Demokrasi

Pesan untuk Generasi Muda Maluku

Menutup pernyataannya, politisi muda Gerindra ini menitipkan pesan khusus kepada generasi milenial dan Gen Z di Maluku agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang memecah belah bangsa di media sosial.

“Tantangan generasi sekarang berbeda. Kalau dulu pahlawan berjuang melawan penjajah, hari ini kita berjuang melawan hoaks dan intoleransi. Jadikan Pancasila sebagai benteng moral. Mari kita buktikan bahwa dari Timur Indonesia, semangat Pancasila tetap menyala kokoh,” pungkas Alimudin Kolatlena.

(adista)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!