Sejumlah Pengendara Terjatuh Akibat Tumpahan CPO di Jalan Bapeang

IST/BERITASAMPIT - Suasana tumpahan CPO yang menyebabkan jalan licin di Bapeang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotim.

SAMPIT – Tumpahan crude palm oil (CPO) di ruas Jalan Bapeang, Kilometer 18, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten (Kotim), Jumat 12 Juni 2026, membuat jalan menjadi licin dan mengakibatkan sejumlah pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan.

Warga setempat Novi mengatakan minyak sawit tersebut diduga berasal dari kendaraan angkutan CPO yang mengalami kebocoran pada bagian belakang tangki saat melintas di kawasan tersebut.

“Minyak CPO tumpah ke jalan. Sopirnya kemungkinan tidak mengetahui sehingga tetap melanjutkan perjalanan,” katanya.

Menurutnya, kondisi jalan yang telah lama mengalami kerusakan membuat risiko kecelakaan semakin tinggi. Lubang dan permukaan jalan yang tidak rata menyulitkan pengendara menghindari area yang tertutup minyak.

“Jalan ini sudah hampir dua tahun rusak dan sampai sekarang belum diperbaiki,” ujarnya.

Akibat kondisi tersebut, sedikitnya empat pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh. Salah satu korban mengalami luka di bagian kepala dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

“Setidaknya ada empat motor yang terjatuh. Satu korban sampai dibawa ke rumah sakit karena mengalami cedera,” ungkapnya.

Warga menyebut kejadian serupa sudah beberapa kali terjadi di lokasi tersebut. Selain tumpahan minyak, kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak juga kerap terjadi dan pernah menimbulkan korban jiwa beberapa tahun lalu.

“Sudah sering terjadi, hanya saja kali ini cukup banyak korbannya. Sekitar dua tahun lalu juga pernah ada korban meninggal dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam menyampaikan pihaknya segera merespons laporan masyarakat dengan mengirim petugas ke lokasi kejadian.

“Saat ini sedang dilakukan penanganan. Pada pukul 09.38 WIB, satu unit dari Disdamkarmat Pos Sektor Eka Bahurui bersama personel kepolisian telah tiba di lokasi,” jelasnya.

Petugas melakukan pembersihan pada area jalan yang terkena tumpahan CPO sekaligus mengatur arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan susulan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak perusahaan angkutan CPO dapat mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama mengingat kondisi jalan di kawasan tersebut yang dinilai membahayakan pengguna jalan. (Nardi)


baca juga ...  Anggota Gapoktan Bagendang Raya Tuntut Oknum Ketua dan Pengurus Dicopot karena Dinilai Tidak Transparan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!