SAMPIT – Majelis Silaturrahim dan Sholawat Antang Barat menggelar peringatan milad ke-4 yang dirangkai dengan santunan anak yatim di halaman Musala Nurul Ihlas, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kamis malam, bertepatan dengan 10 Muharram 1448 Hijriah.
Mengusung tema “Indahnya Berbagi dan Bahagia Bersama Anak Yatim”, kegiatan tersebut dihadiri ratusan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua RT, Lurah Sawahan Abdul Kholiq, Hadir pula anggota DPRD Kotim, Muhammad Idi.
Ketua panitia, Ustaz Bahruddin, menyampaikan bahwa sebanyak 55 anak yatim yang menerima santunan tersebut, tidak hanya dari MB Ketapang saja namun tersebar dari berbagai kecamatan di Kotim.
“Alhamdulillah, anak yatim yang menerima santunan berjumlah 55 orang yang tersebar di wilayah MB Ketapang, Baamang dan lainnya, tidak hanya dari Kelurahan Sawahan saja,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk anak-anak yatim.
“Semoga tahun berikutnya kita semua masih diberikan kesehatan sehingga dapat terus melaksanakan kegiatan yang baik ini,” katanya.
Sementara itu, Lurah Sawahan Abdul Kholiq mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan Allah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Kehadiran masyarakat malam ini semoga menjadi sebab turunnya keberkahan bagi Kelurahan Sawahan,” ucapnya.
Ia menilai keberadaan Majelis Silaturrahim dan Sholawat Antang Barat membawa banyak manfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kehadiran majelis ini menjadi harapan kita bersama, karena keberkahan sholawat sangat luar biasa,” katanya.
Dalam sambutannya, Abdul Kholiq juga mengingatkan pentingnya menyayangi dan memuliakan anak yatim jangan menghardik anak yatim sebagaimana disampaikan surah Al Ma'un
“Jangan sampai kita termasuk orang yang menghardik anak yatim,” tuturnya.
Abdul Kholiq berharap kegiatan santunan anak yatim tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.
Tausiah pada malam itu disampaikan oleh Ustaz Fajar Amirul Mu'ti. Dalam ceramahnya, ia mengajak umat Islam untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim, dan mencontoh Rasullullah SAW.
“Berikanlah kasih sayang kepada anak yatim dan usaplah kepala mereka, karena itu menjadi keberkahan. Semoga seluruh anggota majelis diberikan umur panjang dan rezeki yang berlimpah,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan salah satu bentuk kesempurnaan iman seorang muslim.
“Muslim yang baik adalah muslim yang peduli, terutama kepada anak yatim. Orang yang menyantuni anak yatim kelak akan dikumpulkan bersama Rasulullah SAW di surga, sedekat jari telunjuk dan jari tengah,” ujarnya sambil memperagakan kedua jari tersebut.
Menurutnya, seseorang tidak boleh hanya sibuk mengejar urusan dunia, namun juga harus memperhatikan kondisi anak-anak yatim dan kaum yang membutuhkan.
“Mari kita merenung, ketika melihat anak-anak yatim yang hadir malam ini, bayangkan jika itu adalah anak kita sendiri. Bagi yang memiliki kelebihan rezeki, mari sisihkan sebagian harta untuk membantu mereka,” pesannya. (Nardi)












