BTT Pemprov Kalteng Baru Terserap 15,86 Persen, Fraksi Nasdem Minta Penjelasan

IST/BERITASAMPIT - ilustrasi.

Fraksi Partai Nasdem (Kalteng) meminta Pemerintah Provinsi Kalteng menjelaskan rendahnya realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam LKPD Tahun Anggaran 2025.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi Partai Nasdem, Bryan Iskandar, dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, , Jumat, 26 Juni 2026.

Bryan mengatakan Fraksi Partai Nasdem menyoroti realisasi BTT yang hanya terserap 15,86 persen atau Rp6,66 miliar dari alokasi anggaran sebesar Rp42 miliar.

“Kami memohon informasi apakah rendahnya penyerapan ini dikarenakan kondisi daerah yang relatif aman dan minim bencana, ataukah terdapat kendala dalam proses birokrasi penyaluran dana darurat kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Fraksi Partai Nasdem juga meminta penjelasan mengenai rendahnya realisasi pos Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah yang hanya mencapai 9,04 persen atau Rp98,876 miliar dari target Rp1,094 triliun.

“Kami mengharapkan penjelasan mengenai kendala utama yang dihadapi dalam pencapaian target tersebut,” katanya.

Fraksi Partai Nasdem juga mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi agar perencanaan pendapatan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) lebih akurat pada tahun-tahun mendatang.

“Sekaligus kami menyarankan perlunya evaluasi bersama guna meningkatkan akurasi perencanaan pendapatan oleh OPD terkait di masa mendatang,” ujarnya.

Selain itu, Fraksi Partai Nasdem meminta penjelasan mengenai terbentuknya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp216,072 miliar.

“Kami berharap Pemerintah Provinsi dapat memaparkan apakah SiLPA ini merupakan representasi dari efisiensi anggaran belanja atau bersumber dari program-program strategis yang belum terlaksana secara optimal,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Mardani: Kami Tetap Oposisi Konstruktif
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!