Muncul Flu Singapura, Dinkes Kotim Imbau Orang Tua Tingkatkan Kewaspadaan

IST/BERITASAMPIT - Imbauan dari Puskesmas terkait pencegahan Flu Singapura di Kotim.

SAMPIT – Dinas Kabupaten Timur (Kotim) mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Flu Singapura atau Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) yang mulai ditemukan di sejumlah wilayah di Kotim.

Berdasarkan data Dinkes Kotim hingga Minggu ke-24 Tahun 2026, tercatat sebanyak 66 kasus suspek HFMD tersebar di sejumlah puskesmas.

Kasus terbanyak ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Baamang 2 dengan total 18 kasus, disusul Baamang 1 dan Cempaga Mulia masing-masing 10 kasus, serta Ketapang 1 sebanyak sembilan kasus.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, mengatakan HFMD merupakan penyakit infeksi virus yang sering menyerang bayi dan anak-anak, terutama usia di bawah 10 tahun.

“HFMD atau Flu Singapura sangat mudah menular melalui air liur, percikan batuk dan bersin, cairan lepuh, tangan yang terkontaminasi, benda yang dipakai bersama, hingga tinja penderita,” kata Nugroho, Senin 29 Juni 2026.

Ia menjelaskan, penyakit tersebut umumnya bersifat ringan. Namun demikian, masyarakat diminta tetap waspada karena pada beberapa kasus dapat menyebabkan dehidrasi bahkan komplikasi.

Adapun gejala yang perlu dikenali di antaranya demam, muncul sariawan atau luka di mulut, serta ruam atau bintik merah pada tangan dan kaki. Gejala biasanya muncul tiga hingga enam hari setelah terinfeksi dan berlangsung selama tujuh sampai sepuluh hari.

Dinkes mengingatkan masyarakat segera membawa anak ke fasilitas apabila mengalami demam tinggi, tidak mau minum, muntah terus-menerus, tampak lemas atau mengalami kejang.

Untuk mencegah penularan, masyarakat diimbau membiasakan cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, tidak berbagi alat makan dan minum, menerapkan etika batuk dan bersin, serta rutin membersihkan mainan dan benda yang sering disentuh anak.

“Jika anak sedang sakit, sebaiknya istirahat di rumah terlebih dahulu dan tidak bersekolah atau bermain bersama anak lain sampai kondisinya membaik,” ujarnya. (Nardi)


baca juga ...  Pemkab Kotim Laksanakan Tanam Padi Serentak di Lahan Cetak Sawah Rakyat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!