Bupati Minta Pilkades Jadi Ajang Adu Gagasan, Bukan Adu Uang dan Fitnah

AHMAD/BERITASAMPIT - Bupati , Ahmad Selanorwanda membuka Sosialisasi, Pengarahan, Deklarasi Damai, dan Penandatanganan Kesepakatan Pilkades Damai Kabupaten yang digelar DPMD di halaman Rumah Jabatan Camat Hanau, Selasa 30 Juni 2026.

KUALA PEMBUANG – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala (Pilkades) Serentak 2026, Bupati Ahmad Selanorwanda mengeluarkan peringatan tegas kepada seluruh calon kepala agar tidak menghalalkan segala cara demi meraih kemenangan. uang, penyebaran hoaks, hingga isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) diminta tidak mewarnai pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 11 Juli 2026.

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat membuka Sosialisasi, Pengarahan, Deklarasi Damai, dan Penandatanganan Kesepakatan Pilkades Damai Kabupaten yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan (DPMD) di halaman Rumah Jabatan Camat Hanau, Selasa 30 Juni 2026.

Sebanyak 50 dari 10 kecamatan mengikuti deklarasi damai tersebut sebagai bentuk komitmen bersama menjaga pelaksanaan Pilkades tetap aman, tertib, dan demokratis.

Dalam arahannya, Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa Pilkades tahun ini memiliki arti penting karena kepala yang terpilih akan memimpin selama delapan tahun. Karena itu, seluruh tahapan harus dijalankan secara jujur, adil, bersih, dan berintegritas agar menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapat kepercayaan masyarakat.

“Oleh Karena itu, semua prosesnya wajib kita jaga bersama agar berjalan secara jujur, adil dan berintegritas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh calon kepala untuk menjaga persaudaraan di tengah persaingan . Menurutnya, kompetisi hanya berlangsung sementara, sedangkan persatuan dan kerukunan masyarakat harus tetap terpelihara setelah proses pemilihan selesai.

Selain itu, Bupati menegaskan penolakan terhadap praktik uang serta penyebaran informasi bohong dan isu SARA yang berpotensi memecah belah masyarakat. Ia mengajak seluruh peserta Pilkades mengedepankan kampanye yang santun, bermartabat, dan mengutamakan adu program demi kemajuan .

Sementara itu, Kepala DPMD sekaligus Wakil Ketua Panitia Pilkades, Rusdi Hidayat, melaporkan bahwa Pilkades Serentak 2026 akan dilaksanakan di 50 dengan diikuti 140 calon kepala . Sebanyak 51.257 pemilih telah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan menggunakan hak pilihnya di 114 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di seluruh penyelenggara.

Rusdi menambahkan, selain deklarasi damai, kegiatan tersebut juga diisi bimbingan teknis bagi panitia pemilihan tingkat dan petugas KPPS guna memastikan seluruh proses pemungutan, penghitungan suara, serta distribusi logistik berjalan sesuai aturan dan meminimalkan kesalahan administrasi.

baca juga ...  Dukung Gizi Anak dan Cegah Stunting, Dinas Perikanan Seruyan Gencarkan Gemarikan

“Pelaksanaan bimbingan teknis yang diselenggarakan bagi petugas KPPS adalah pemberian pembekalan intensif yang disampaikan oleh narasumber dari Komisi Pemilihan Umum Kabupaten dengan tema utama pemungutan penghitungan suara serta manajemen logistik pemilihan Kepala terhindar prinsip error pada tingkat TPS,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten berharap komitmen yang dibangun melalui deklarasi damai benar-benar diwujudkan di lapangan sehingga Pilkades 2026 berlangsung aman, kondusif, dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

(ASY)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!