SAMPIT – Kondisi ruas jalan di kawasan Bumi Raya 1 Baamang Barat Kotawaringin Timur (Kotim) yang menghubungkan permukiman warga menuju Jalan Lingkar Utara hingga kini masih mengalami kerusakan dan belum mendapatkan perbaikan.
Padahal, sebagian ruas jalan sebelumnya telah dilakukan pengaspalan sepanjang sekitar tiga kilometer.
Warga setempat, Wawan, mengaku heran lantaran masih terdapat sekitar kurang dari satu kilometer ruas jalan yang belum diaspal hingga tembus ke Jalan Lingkar Utara.
“Kami berharap waktu itu sekalian saja diaspal sampai tembus ke Lingkar Utara, sehingga akses masyarakat bisa lebih nyaman,” ujar Wawan, Selasa 30 Juni 2026.
Menurutnya, kondisi jalan yang belum tersentuh pengaspalan tersebut saat ini cukup memprihatinkan. Permukaan jalan bergelombang dengan sejumlah lubang berukuran besar yang menyulitkan pengendara, terutama kendaraan roda empat.
Ia mengatakan, kendaraan bertonase besar pun sering mengalami kesulitan saat melintas di jalur tersebut. Sementara bagi pengguna mobil kecil, kondisi jalan dinilai cukup berisiko.
Kondisi lebih parah ketika musim hujan, maka lubang besar menjadi kubangan lumpur, motor sulit melintas, mobil rawan amblas.
“Mobil kecil sangat rawan amblas karena pengendara tidak bisa melihat seberapa dalam lubangnya, motor sulit melintas karena licin bisa terjatuh,” katanya.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan perbaikan maupun melanjutkan pengaspalan pada ruas jalan yang tersisa. Pasalnya, jalur tersebut cukup ramai dilalui masyarakat sebagai akses penghubung menuju Jalan Lingkar Utara. (Nardi)












