PALANGKA RAYA – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Ansyari, mendukung langkah Gubernur Agustiar Sabran yang kembali melakukan perombakan jajaran pejabat di lingkungan pemerintah provinsi setempat.
Kebijakan reshuffle jilid III yang digelar di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, pada Kamis, 25 Juni 2026 lalu tersebut merotasi delapan pejabat Eselon II serta menunjuk lima pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi sejumlah jabatan strategis.
Menurut Ansyari, setelah lebih dari satu tahun memimpin Kalimantan Tengah, gubernur tentu telah memiliki penilaian terhadap kinerja para pejabat sehingga mengetahui figur yang tepat untuk ditempatkan pada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
“Beliau tentu memahami, karena sudah berjalan lebih dari satu tahun kepemimpinannya, mencoba merumuskan orang yang pas untuk ditempatkan di OPD,” ujarnya, Selasa, 30 Juni 2026.
Legislator Gerindra ini mengatakan DPRD menghormati sepenuhnya kewenangan gubernur dalam menyusun tim kerja di lingkungan pemerintah provinsi. Karena itu, pihaknya memilih memberikan dukungan terhadap langkah tersebut dengan harapan mampu membawa perbaikan bagi kinerja birokrasi.
“Kita mendukung saja bagaimana perbaikan ke depan,” katanya.
Ansyari menilai para pejabat yang dilantik bukan sosok baru dalam birokrasi Pemprov Kalteng. Meski sebagian ditempatkan pada dinas yang berbeda, mereka dinilai telah memiliki pengalaman yang cukup sehingga memahami mekanisme pemerintahan.
“Walaupun dinas baru, tetapi ini orang lama. Saya pikir mereka sudah memahami,” ucapnya.
Ia juga menilai proses evaluasi yang dilakukan gubernur sebelum melakukan pelantikan menunjukkan keseriusan dalam memilih pejabat terbaik.
“Pak gubernur ini agak perfeksionis. Tentu ingin yang terbaik, memahami tugasnya, dan telah melakukan seleksi yang begitu lama,” ungkapnya.
Ansyari berharap komposisi baru pejabat di lingkungan Pemprov Kalimantan Tengah mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita harapkan penempatan orang-orang ini bisa berdampak baik untuk pemerintah provinsi ke depannya,” tutupnya.
(Syauqi)












