Rekan Letting Kenang Ipda Anumerta Sumariyanto: Sosok Tegas dan Mudah Bergaul

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Jenazah Aiptu Sumariyanto dimasukkan ke dalam ambulans usai menjalani autopsi di RS Bhayangkara , Minggu malam, 5 Juli 2026, untuk diberangkatkan ke Kabupaten dan dimakamkan.

– Ipda Anumerta Sumariyanto, P.S. Kanit 2 Satresnarkoba Polres yang gugur saat operasi penangkapan bandar narkoba di Tumbang Kelemei, dikenang rekan satu angkatannya sebagai sosok yang tegas, disiplin, dan mudah bergaul.

Rekan satu angkatan Letting 2000, AKP Miftah Khoiri, mengatakan almarhum dikenal memiliki hubungan yang baik dengan rekan kerja maupun masyarakat.

“Beliau orangnya tegas. Saat bersama teman-teman juga akrab, dan bergaul dengan masyarakat pun sangat baik,” ujarnya saat ditemui awak media di RS Bhayangkara , Minggu, 5 Juli 2026.

Menurut Miftah, Sumariyanto juga dikenal kompak saat bertugas maupun dalam berbagai kegiatan bersama.

“Dalam menjalankan tugas kami selalu kompak. Kalau ada kegiatan, termasuk gotong royong, beliau selalu ikut bersama kami. Karena itu kami sangat merasa kehilangan,” katanya.

Miftah mengaku telah mengenal Sumariyanto sejak menjalani pendidikan kepolisian sebagai Letting 2000. Sejak saat itu, almarhum dikenal sebagai sosok yang rajin dan bertanggung jawab.

“Sejak pendidikan beliau memang rajin menjalankan tugas dan pandai bergaul dengan masyarakat,” tuturnya.

Ia mengaku terpukul saat mengetahui kabar gugurnya Sumariyanto dalam operasi penangkapan bandar narkoba di Kabupaten .

“Kami benar-benar merasa kehilangan. Beliau sosok yang akrab, saling menghormati sesama teman, sehingga kabar ini sangat mengejutkan bagi kami,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ipda Anumerta Sumariyanto dilaporkan hilang saat operasi penangkapan bandar narkoba di Tumbang Kelemei, Kecamatan Tengah, Kamis dini hari, 2 Juli 2026.

Dalam operasi tersebut, Aipda Anumerta Yudhie Perdana Putra gugur setelah dibacok saat mengamankan terduga bandar narkoba berinisial BIO.

Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana yang juga sempat dinyatakan hilang ditemukan meninggal dunia pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Sehari kemudian, Ipda Anumerta Sumariyanto ditemukan meninggal dunia di Daerah Aliran Sungai (DAS) , Rantau Asem.

Jenazahnya kemudian diautopsi di RS Bhayangkara sebelum dipulangkan ke Kabupaten untuk dimakamkan.

Hingga kini, polisi telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S alias A dan R. Sementara itu, aparat masih memburu BIO, terduga bandar narkoba yang melarikan diri saat operasi berlangsung.

(Sya'ban)

baca juga ...  Polda Kalteng Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Proyek Transmigrasi Dadahup, Kerugian Negara Capai Rp26,7 Miliar
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!