Kemarau Panjang Diprediksi Terjadi, Dinkes Kotim Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi ISPA

NARDI/BERITASAMPIT - Kadinkes Kotim Umar Kaderi.

SAMPIT – Dinas (Dinkes) Kabupaten (Kotim) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang tahun ini. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kasus penyakit, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), yang kerap muncul saat cuaca panas maupun terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Kotim Umar Kaderi mengatakan berdasarkan informasi dari dan BPBD, musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang dengan suhu yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Memasuki musim kemarau, panasnya memang sudah mulai terasa berbeda. Berdasarkan perkiraan dan BPBD, tahun ini kemarau diperkirakan cukup panjang bahkan menjadi salah satu yang terpanas dalam sekitar 15 tahun terakhir,” katanya, Rabu 15 Juli 2026.

Menghadapi kondisi tersebut, Dinas telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari penyediaan masker, kesiapan obat-obatan, tenaga , hingga fasilitas pelayanan agar mampu menangani dampak yang ditimbulkan selama musim kemarau.

“Kami sudah menyiapkan masker sebagai antisipasi jika terjadi karhutla. Obat-obatan, tenaga , serta seluruh fasilitas juga telah kami siagakan agar mampu memberikan pelayanan apabila terjadi peningkatan kasus penyakit,” ujarnya.

Selain ISPA, Dinkes juga mewaspadai meningkatnya kasus diare akibat berkurangnya ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.

Untuk itu, tenaga di puskesmas telah diminta meningkatkan pemantauan dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat.

Pj Sekda Kotim ini mengimbau masyarakat untuk ikut berperan dalam mencegah penyakit selama musim kemarau dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas apabila mengalami gangguan pernapasan atau gejala penyakit lainnya.

“Dengan kesiapan fasilitas dan dukungan masyarakat dalam menjaga , kami berharap dampak musim kemarau terhadap dapat diminimalkan,” pungkasnya. (Nardi)

baca juga ...  Dishub Kotim Sebut Truk Bermuatan Berat Jadi Penyebab Jalan S Parman Rusak
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!