SAMPIT – Seekor beruang liar tiba-tiba muncul di kebun milik warga di kawasan Jalan Cilik Riwut Km 13, jalur Sampit–Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Kamis 23 Juli 2026.
Kemunculan satwa liar tersebut membuat warga panik karena jaraknya sangat dekat dengan aktivitas masyarakat.
Reno, pemilik kebun, mengatakan bahwa yang pertama kali melihat beruang adalah ibunya saat sedang membersihkan lahan untuk ditanami sayuran. Lokasi kemunculan satwa itu hanya sekitar 50 meter dari jalan raya.
“Yang melihat beruang ibu saya. Saat itu beliau sedang membersihkan lahan. Jarak kehadiran beruang dengan jalan raya hanya sekitar 50 meter,” ujar Reno.
Menurutnya, sang ibu sempat terkejut dan ketakutan karena jarak dengan beruang diperkirakan hanya sekitar 10 meter. Hewan tersebut tiba-tiba muncul dari arah barat sebelum akhirnya bergerak menjauh.
“Ibu kami sangat ketakutan karena jaraknya sekitar 10 meter. Beruang itu tiba-tiba muncul dari arah barat,” katanya.
Reno menduga kemunculan beruang ke kawasan perkebunan dipicu berkurangnya sumber makanan di habitat alaminya. Kondisi kekeringan yang melanda sebagian wilayah Kotawaringin Timur diduga membuat satwa liar turun dari hutan untuk mencari makan.
Meski ukuran beruang tersebut diperkirakan tidak terlalu besar, sekitar sebesar anjing, keberadaannya tetap membahayakan keselamatan warga yang beraktivitas di sekitar kebun.
“Kami menduga habitat dan sumber makanan beruang mulai terganggu sehingga masuk ke kawasan yang dekat dengan permukiman. Kami berharap ada langkah cepat dari pihak terkait untuk menindaklanjuti informasi ini agar tidak membahayakan masyarakat maupun satwa tersebut,” tutup Reno.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila kembali menemukan satwa liar di sekitar permukiman. (BS-1)












