DPRD Minta BUMD Harus Lebih Inovatif Tingkatkan PAD

IST/BERITA SAMPIT - ilustrasi BUMD.

– Anggota DPRD (Kalteng) Sutik, mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di kabupaten dan kota se- agar lebih inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dorongan ini terutama disampaikan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah.

​Politisi Partai Gerindra itu menilai, BUMD sebagai perusahaan milik pemerintah daerah memegang peran strategis dalam menopang perekonomian lokal. Oleh sebab itu, badan usaha pelat merah ini dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan ekonomi serta menciptakan peluang usaha baru yang berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah.

“BUMD perlu melakukan terobosan agar dapat meningkatkan PAD. Kita harus mencari alternatif baru untuk menciptakan sumber pendapatan,” ujar Sutik, Minggu, 26 Juli 2026.


​Menurutnya, ketergantungan terhadap sumber pendapatan konvensional sudah saatnya dikurangi. BUMD perlu mengembangkan sektor-sektor usaha yang memiliki prospek menjanjikan, dengan tetap mengoptimalkan potensi unggulan di masing-masing daerah.

​Sutik turut menekankan pentingnya tata kelola BUMD yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui manajemen yang baik, ia meyakini tingkat kepercayaan publik akan meningkat, yang pada gilirannya memperkuat kinerja perusahaan dalam berkontribusi terhadap PAD.

​Selain itu, ia berharap pemerintah daerah senantiasa memberikan dukungan bagi pengembangan BUMD, baik lewat penguatan manajemen, peningkatan kualitas sumber daya manusia, maupun pemanfaatan teknologi dalam operasional usaha.

​Ia optimistis, jika inovasi konsisten dijalankan dan pengelolaannya semakin profesional, BUMD dapat bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi yang andal.

“Dengan inovasi dan pengelolaan yang baik, saya yakin BUMD dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Hanya Bank Kalteng Jadi Andalan PAD Kalteng, DPRD Desak Evaluasi BUMD Jamkrida dan Banama Tingang
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!