Aulia Hadi Mubarak Nahkodai PGRI MHU, Siap Bawa Organisasi Guru Lebih Solid dan Profesional

IST/BERITASAMPIT - Konferensi Cabang (Korcab) PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

SAMPIT – Estafet kepemimpinan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) resmi berganti. Aulia Hadi Mubarak, dipercaya menjadi ketua baru untuk masa bakti 2026–2031 setelah meraih dukungan lebih dari 70 persen suara sah dalam Konferensi Cabang (Korcab) PGRI Kecamatan MHU, Sabtu 25 Juli 2026.

Konferensi yang berlangsung di SMP Negeri 1 Mentaya Hilir Utara, Jalan H.M. Arsyad Km 27, Bagendang, tersebut mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas”. Kegiatan diikuti kepala sekolah dan guru anggota PGRI dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA se-Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

Terpilihnya Aulia menjadi babak baru bagi PGRI MHU. Ia diharapkan mampu melanjutkan program-program positif kepengurusan sebelumnya sekaligus menghadirkan semangat baru dalam memperkuat solidaritas, profesionalisme, dan perjuangan organisasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Sebelum memasuki agenda pemilihan ketua, konferensi diawali dengan rangkaian pembukaan, doa, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars PGRI, Mars Habaring Hurung, pembacaan Ikrar Guru Indonesia, laporan panitia, serta sambutan Ketua PGRI Kecamatan MHU dan Ketua PGRI Kabupaten , Mahbub, yang sekaligus membuka konferensi secara resmi.

Dalam laporannya, Wakil Ketua Panitia, Aulia Hadi Mubarak, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan anggota PGRI yang telah berkolaborasi dengan penuh tanggung jawab dan solidaritas sehingga konferensi dapat terlaksana dengan baik.

“Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama seluruh panitia dan anggota PGRI yang telah bahu-membahu demi menyukseskan konferensi cabang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Utara periode 2021–2026, Basri, menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinannya telah berupaya menjalankan amanah organisasi secara maksimal untuk meningkatkan mutu pendidikan, profesionalisme guru, serta memperjuangkan kesejahteraan anggota. Selama menjabat, pihaknya juga terus membangun koordinasi dengan PGRI Kotim dalam menyampaikan berbagai aspirasi para guru.

Pada kesempatan tersebut, Basri mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota PGRI yang telah memberikan dukungan dan kerja sama selama lima tahun masa kepengurusannya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin masih terdapat kekurangan maupun amanah yang belum dapat dijalankan secara optimal.

Ketua PGRI Kotim, Mahbub, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas dedikasi pengurus PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Utara periode 2021-2026. Menurut Mahbub, guru memiliki peran yang sangat besar dalam membangun bangsa.

“Guru bukan orang hebat, tetapi banyak orang hebat lahir karena guru. Dalam pengabdian sebagai guru, jangan bertanya apa yang didapat, tetapi tanyakanlah apa yang sudah diperbuat,” tuturnya.

Memasuki agenda pemilihan ketua, semula terdapat tiga bakal calon, yakni Aulia Hadi Mubarak, I Wayan Suwirye, dan Sapti Nur Hidayati. Namun, sebelum pemungutan suara dimulai, I Wayan Suwirye menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan dengan pertimbangan jarak tugas yang cukup jauh sehingga dikhawatirkan dapat menyulitkan koordinasi organisasi apabila terpilih.

Pemilihan pun dilanjutkan dengan dua kandidat. Setelah masing-masing menyampaikan visi dan misi, anggota PGRI MHU menggunakan hak pilihnya secara demokratis. Hasilnya, Aulia Hadi Mubarak memperoleh dukungan lebih dari 70 persen suara sah dan ditetapkan sebagai Ketua PGRI Kecamatan MHU masa bakti 2026–2031.

Usai terpilih, Aulia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjaga solidaritas antaranggota, meneruskan program-program positif kepengurusan sebelumnya, serta memperkuat sinergi dengan PGRI Kabupaten .

“Terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu guru serta kepala sekolah dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA se-Kecamatan Mentaya Hilir Utara atas kepercayaan yang diberikan. Bersama pengurus cabang, saya akan mencurahkan segenap pikiran dan tenaga untuk membawa PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Utara menjadi organisasi yang semakin maju, solid, profesional, dan bermanfaat bagi seluruh anggotanya,” ujar Aulia.

Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Utara Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan organisasi, meningkatkan profesionalisme guru, serta memperkokoh peran PGRI dalam memajukan pendidikan di Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Kabupaten . (Selamat)

baca juga ...  Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Areal Pemakaman Desa Pelantaran
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!