Antrean Panjang BBM di Sejumlah SPBU Sampit Dikeluhkan Warga

IST/BERITASAMPIT - Antrean di salah satu SPBU di Sampit.

SAMPIT – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sampit, Kabupaten (Kotim), kembali dikeluhkan masyarakat. Panjangnya antrean dinilai mengganggu aktivitas warga karena harus menghabiskan waktu cukup lama hanya untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Salah seorang warga Sampit, Agung, mengeluh antrean panjang untuk mengisi BBM pertalite, kondisi antrean panjang tersebut terjadi ketika stok BBM jenis pertamax habis, sementara masyarakat yang membutuhkan BBM kemudian beralih mengantre untuk mendapatkan pertalite.

Menurutnya, ketersediaan pertamax dan pertalite terkadang tidak bersamaan. Saat salah satu jenis BBM tersedia, antrean cenderung terbagi karena masyarakat memiliki pilihan untuk menggunakan jenis BBM yang berbeda.

“Biasanya kalau Pertalite ada, pertamax habis. Begitu juga sebaliknya. Jarang keduanya tersedia bersamaan. Kalau pertamax tersedia, antrean biasanya terbagi karena ada yang memilih pertamax,” ujarnya.

Namun, ketika pertamax tidak tersedia, maka antrean pertalite akan semakin panjang yang sangat menyita waktu masyarakat.

Waktu yang seharusnya digunakan untuk bekerja maupun menjalankan aktivitas lainnya harus terbuang karena menunggu giliran mengisi BBM.

“Waktu banyak terbuang karena antre lama. Mau bekerja jadi terlambat, mengantar anak juga kadang tidak sempat. Harga naik, antrean semakin panjang, masyarakat jadi semakin sulit,” keluhnya.

Warga lainnya Kirman menyampaikan selain itu antrean mengular juga bisa sampai ke jalan sehingga menggangu arus lalu lintas terlebih jika mobil-mobil berbaris antre.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera mencari solusi agar ketersediaan BBM di SPBU, khususnya jenis yang banyak dibutuhkan masyarakat, dapat lebih terjamin. Dengan demikian, antrean panjang yang terjadi berulang kali tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat di Sampit.

“Kami harapkan ada solusi bagaiman BBM ini selalu lancar dan tidak antre panjang, sudah harganya semakin naik jangan sampai mendapatkannya juga sulit,” pungkasnya. (Nardi)


baca juga ...  Bupati, Jangan Buat Pahlawan Kita Bersedih ! 
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!