Pemkab Perketat Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi Atasi Kelangkaan dan Atrean Panjang di SPBU

ENN/BERITASAMPIT - Rapat lintas sektor tekait kelangkaan dan antrean BBM di Kabupaten .

– Pemerintah Kabupaten menggelar rapat koordinasi bersama DPRD , Forkopimda, BUMD PT. BSJ , serta sejumlah tokoh masyarakat untuk membahas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir yang dilaksanakan di ruang rapat Setda , Rabu 27 Juli 2026.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati , Masduki, sebagai upaya mencari solusi atas antrean panjang yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Dalam rapat tersebut, Masduki menegaskan bahwa kelangkaan yang dirasakan masyarakat bukan disebabkan oleh keterbatasan stok maupun kendala distribusi BBM ke Kabupaten

Menurutnya, pasokan BBM untuk wilayah masih mencukupi sehingga yang perlu segera diatasi adalah fenomena antrean panjang saat pengisian.

“Secara stok untuk Kabupaten cukup, tidak ada kekurangan maupun kendala dalam distribusi. Yang menjadi perhatian kita saat ini adalah bagaimana mengurai antrean panjang di SPBU agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat,” ujar Masduki.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten akan mendorong pembaruan mesin dispenser (domi) di SPBU agar proses pengisian BBM menjadi lebih cepat dan efisien. Diharapkan langkah tersebut mampu mengurangi waktu tunggu masyarakat saat mengantre.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM, khususnya di tingkat pengecer. Langkah ini dilakukan untuk memastikan BBM yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak disalahgunakan maupun diperjualbelikan secara tidak sesuai ketentuan.

“Pengawasan akan kita lakukan sampai ke tingkat pengecer. Jangan sampai BBM yang menjadi hak masyarakat disalahgunakan. Kami juga sudah sepakat, apabila ditemukan pelanggaran maka akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Masduki menambahkan, pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi akan dilakukan secara maksimal agar benar-benar tepat sasaran. Pemerintah daerah berharap melalui koordinasi lintas pihak tersebut, persoalan antrean panjang BBM dapat segera teratasi sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (enn) 

baca juga ...  Bupati Sukamara Lantik 28 PNS, Isi Kekosongan Jabatan-Memaksimalkan Pelayanan Masyarakat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!