SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda melalui Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing sejak usia remaja.
Komitmen itu disampaikan Asisten I Setda Kotim Waren saat membuka Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah Tahun 2026 di SMA Negeri 2 Sampit, Rabu 5 Agustus 2026.
Waren mengatakan tema “Merdeka Sehat, Merdeka Berprestasi: Bersama Aksi Bergizi Membangun Generasi Hebat” memiliki makna bahwa kemerdekaan harus diwujudkan melalui lahirnya generasi yang sehat, tangguh, cerdas, dan mampu berprestasi.
“Bangsa yang kuat tidak hanya dibangun oleh kecanggihan teknologi atau kemajuan ekonomi, tetapi dimulai dari sumber daya manusia yang sehat sejak usia remaja,” ujarnya.
Menurutnya, Gerakan Aksi Bergizi memiliki tujuan penting untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku hidup sehat di kalangan pelajar, khususnya dalam pemenuhan gizi seimbang, pencegahan anemia, serta pembiasaan aktivitas fisik dan pola hidup bersih dan sehat.
Ia menegaskan, kesehatan anak usia sekolah merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul di masa depan. Karena itu, pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui berbagai program edukasi dan penyuluhan.
“Kami terus mendorong penyuluhan mengenai pentingnya gizi seimbang, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan anak-anak sekolah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak, baik sektor kesehatan, pendidikan, maupun masyarakat, bersama-sama meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang.
Waren juga mengajak kepala sekolah, guru, tenaga kesehatan, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung perilaku hidup sehat.
“Melalui kegiatan ini kita ingin memastikan generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara fisik dan mental. Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter dan kebiasaan hidup sehat yang akan dibawa hingga dewasa,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Sampit, Kodarahim menyambut baik kepercayaan yang diberikan Dinas Kesehatan Kotim menjadikan sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan Gerakan Aksi Bergizi.
Menurutnya, budaya hidup sehat sebenarnya sudah rutin diterapkan di lingkungan sekolah melalui berbagai kegiatan seperti jalan sehat, senam bersama, dan olahraga.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Di sekolah kami juga sering melaksanakan kegiatan yang mendukung pola hidup sehat seperti jalan bersama dan senam bersama. Harapan kami tentu anak-anak selalu dalam kondisi sehat, karena kalau sehat proses belajar juga akan lebih optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut para siswa membawa sarapan sehat dari rumah, sedangkan Dinas Kesehatan menyediakan buah-buahan sebagai pelengkap menu gizi seimbang yang dikonsumsi bersama. (Nardi)












