SAMPIT – Kecelakaan lalu lintas tragis merenggut nyawa seorang ibu dan anaknya di Jalan Trans Kalimantan, Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin 13 Juli 2026 sekitar pukul 13.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kedua korban saat itu sedang mengendarai sepeda motor dengan posisi sang anak dibonceng oleh ibunya. Saat hendak melintas di kawasan tersebut, sebuah truk bermuatan air mineral datang dari arah Sampit menuju Palangka Raya.
Dari rekaman kamera dasbor (dashcam) yang beredar, truk bernomor polisi KH 9675 CE itu diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan setelah truk yang berada di depannya melakukan pengereman secara mendadak.
Untuk menghindari tabrakan, sopir truk banting setir ke bahu jalan sebelah kiri. Namun nahas, di sisi kiri jalan terdapat sepeda motor yang dikendarai ibu dan anak tersebut.
Truk bertuliskan CV Anugrah Tirta Persada itu kemudian terbalik dan menimpa kedua korban. Akibat benturan dan himpitan kendaraan, keduanya mengalami luka yang sangat parah.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan. Anak korban sempat dievakuasi ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Sementara sang ibu meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Anaknya sempat dibawa ke puskesmas, tapi nyawanya tidak tertolong. Ibunya meninggal dunia di lokasi,” ujar Ardi, warga setempat.
Peristiwa nahas tersebut mengundang perhatian warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Arus lalu lintas di ruas Jalan Trans Kalimantan sempat mengalami kemacetan akibat proses evakuasi korban dan truk yang terguling.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Identitas lengkap kedua korban maupun sopir truk masih dalam pendataan pihak berwenang.
(Jimmy)












