SUKAMARA – Turnamen Bola Voli Bupati Cup Tahun 2026 resmi bergulir. Bupati Sukamara, Masduki, membuka langsung ajang olahraga tersebut di Lapangan Voli halaman Gedung Serbaguna (GSG) Sukamara, Selasa 4 Agustus 2026 sore.
Bukan sekadar mencari juara di lapangan, turnamen yang berlangsung hingga 12 Agustus 2026 ini diharapkan menjadi ruang untuk melahirkan bibit-bibit atlet bola voli sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Masduki mengatakan Bupati Cup merupakan salah satu ajang kompetisi bola voli dengan level tertinggi di Kabupaten Sukamara. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, persatuan, persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.
“Turnamen ini bukan hanya tentang pertandingan dan mencari juara. Kita ingin menjadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk mencari bibit-bibit atlet bola voli putra dan putri Kabupaten Sukamara yang nantinya dapat kita kembangkan menjadi atlet berkualitas,” ujar Masduki.
Menurutnya, kompetisi seperti Bupati Cup penting untuk memberikan ruang bagi para pemain lokal menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur potensi mereka. Dari ajang tersebut diharapkan muncul atlet-atlet muda yang matang dan tangguh serta mampu membawa nama Kabupaten Sukamara ke tingkat yang lebih tinggi.
Namun, Masduki menegaskan manfaat turnamen tidak berhenti pada sektor olahraga. Perputaran ekonomi masyarakat juga menjadi bagian penting dari penyelenggaraan Bupati Cup. Ia berharap keberadaan penonton, peserta dan masyarakat yang datang ke lokasi pertandingan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM.
“Kita berharap kegiatan ini juga menjadi wadah perputaran ekonomi masyarakat. Jadi bukan hanya atlet yang mendapatkan manfaat, tetapi UMKM juga bisa ikut mengambil bagian dan meramaikan kegiatan ini,” katanya.
Masduki mendorong pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut dengan menawarkan berbagai produk lokal kepada masyarakat yang hadir selama pertandingan berlangsung. Dengan demikian, kegiatan olahraga dapat sekaligus menjadi ruang promosi dan pemasaran produk masyarakat Sukamara.
Pada turnamen Bupati Cup 2026 diikuti 20 tim putra dan tujuh tim putri yang berasal dari Kabupaten Sukamara, Kabupaten Kotawaringin Barat serta Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.
Untuk kategori putra, sistem pertandingan menggunakan sistem pertandingan untuk menentukan juara, sementara kategori putri menggunakan sistem gugur hingga memasuki fase kompetisi berikutnya.
“Harapannya turnamen ini berjalan dengan lancar, menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan hiburan bagi masyarakat. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sukamara,” pungkas Masduki. (enn)












