Polsek Pahandut Salurkan Bantuan dan Dukungan Moril untuk Korban Kebakaran Mendawai

IST/BERITA SAMPIT - Personel Polsek Pahandut saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran Mendawai, .

– Personel Polsek Pahandut menyambangi keluarga korban kebakaran rumah di Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, , Rabu, 12 Agustus 2026.

Kunjungan ini dilakukan untuk menyerahkan bantuan materi sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang sedang tertimpa musibah.Bantuan yang diserahkan berupa uang duka dan paket sembako.

Seluruh bantuan tersebut dihimpun secara swadaya dari sumbangan personel Polsek Pahandut dengan harapan dapat meringankan beban kebutuhan pokok keluarga korban.

Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hertanto, menyampaikan bahwa aksi kepedulian ini merupakan bagian dari tugas Polri untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami masa sulit.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap keluarga merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Kami hadir untuk memberikan dukungan dan mendoakan agar keluarga diberi ketabahan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua anak korban dalam kebakaran tersebut.

“Kami turut berduka atas musibah yang dialami keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kekuatan, kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat menghanguskan bangunan barak di kawasan Jalan Mendawai I pada Selasa, 11 Agustus 2026 sekitar pukul 13.30 WIB.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Unit Inafis Satreskrim Polresta , musibah ini mengakibatkan dua orang luka bakar dan dua orang meninggal dunia.

Pamapta I SPKT Polresta , Ipda David Nur Alam, menjelaskan bahwa korban luka bakar diderita oleh seorang wanita berinisial SF (30) dan seorang remaja berusia 15 tahun.

Sementara itu, dua korban meninggal dunia merupakan anak balita dari SF yang masing-masing masih berusia 2 dan 4 tahun. Kedua balita tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka bakar hingga 100 persen.

Ipda David Nur Alam menjelaskan, amukan si jago merah diduga berasal dari salah satu barak dan merambat dengan cepat ke tiga barak lainnya. Luas keseluruhan bangunan yang terdampak mencapai 7 x 10 meter persegi.

“Api penyebab kebakaran dengan cepat merambat karena keempat barak yang terbakar merupakan bangunan semi permanen berdinding kayu dan beratapkan seng, ditambah lagi dengan kondisi saat itu yang memang berangin cukup kencang,” jelasnya.

Sejumlah barang bukti pun telah diamankan oleh Unit Inafis Satreskrim untuk keperluan penyelidikan dalam mengungkap penyebab pasti terjadinya kebakaran, diantaranya seperti meteran listrik, beberapa kabel dan terminal listrik hingga sampel abu serta arang bekas kebakaran.

(Syauqi)

baca juga ...  Dikenal Pendiam, Ini Fakta Lain Tentang Anak yang Ditemukan Tanpa Kepala
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!