PMI Kotim Mulai Distribusikan Air Bersih ke Wilayah Selatan

IST/BERITASAMPIT - Pendistribusian air bersih ke wilayah selatan Kotim.

SAMPIT – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Timur (Kotim) menunjukkan kepedulian nyata terhadap kebutuhan dasar dengan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di wilayah selatan yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Distribusi air bersih dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, di Pondok Pesantren (Ponpes) Sahbilul Mutaqin, Basirih Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Dilanjutkan pada Rabu, 12 Agustus 2026, dengan penyaluran air bersih ke Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

Kepala Markas PMI Kotim, M Alexander, mengatakan distribusi air bersih tersebut merupakan langkah yang sangat dibutuhkan masyarakat ditengah musim kemarau panjang.

“Ini yang sangat dibutuhkan masyarakat, terlebih ketika kondisi sumber air setempat sedang sulit atau kurang layak,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga dapat meringankan beban warga serta mendukung upaya menjaga dan kebersihan lingkungan.

Alex berharap pendistribusian air bersih dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga masyarakat di wilayah selatan tidak khawatir saat kemarau untuk mendapat air bersih.

“Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan jangkauannya semakin luas hingga pelosok dan kelurahan yang membutuhkan, sehingga tidak ada warga yang terlewat,” katanya.

Ia juga berharap dukungan fasilitas untuk penyaluran air bersih dapat terus ditingkatkan agar proses distribusi berjalan lancar dan kualitas air yang diberikan kepada masyarakat tetap terjaga.

Lebih jauh, PMI berharap upaya tersebut dapat menjadi bagian dari langkah menuju pembangunan sarana sumber air bersih permanen, sehingga masyarakat di wilayah selatan ke depannya memiliki akses air bersih secara mandiri dan tidak lagi mengalami kesulitan saat musim kemarau. (Nardi)

baca juga ...  Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Keberangkatan Haji di Kotim yang Rugikan Warga hingga Ratusan Juta Rupiah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!