Legislator Dorong Modernisasi Pertanian

ISK/BERITASAMPIT - DPRD saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pertanian.

MUARA TEWEH – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten , Taufik Nugraha, mengajak Dinas Pertanian setempat untuk mulai meninggalkan metode konvensional. Politisi PDI-Perjuangan ini memimpikan petani di daerahnya bisa bekerja efisien seperti petani di negara maju yang sepenuhnya mengandalkan teknologi modern.

“Saya itu sebenarnya pingin petani kayak di luar negeri loh, orang Cina-Cina itu. Nah, mereka sudah tidak lagi menggunakan alat-alat manual, semua sudah pakai teknologi. Kita pingin ke arah situ, bisa tidak?,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pertanian, Selasa 7 April 2026.

Pihak Dinas Pertanian Kabupaten mengakui lompatan teknologi tersebut memerlukan perencanaan yang matang. Salah satu kendala utama yang dihadapi saat ini adalah kondisi geografis lahan.

Pihak Dinas menjelaskan mayoritas lahan sawah di saat ini masih berstatus sawah tadah hujan, yang sangat bergantung pada cuaca.

“Mengapa saya bilang perlu kajian tadi, mungkin kita perlu kajian yang mengarah ke irigasi teknis nanti,” ungkap perwakilan Dinas Pertanian.

Taufik Nugraha langsung meresponnya. Ia meminta Dinas Pertanian tidak menjadikan kendala lahan sebagai alasan untuk jalan di tempat dan mendorongnya segera membuat kajian teknis yang konkret.

“Kalau memang ada kajian, bikin saja kajian teknisnya. Kita ingin ke depan ini sampai, kita tidak ingin menyerah gitu loh. Kalau memang lahannya tidak pas, ya sudah cari lahan yang lain,” timpalnya.

RDP ini secara khusus membahas kesiapan daerah dalam menjamin ketersediaan pangan. Selain Ketua Komisi II, rapat ini turut diikuti oleh sejumlah anggota lainnya, yakni Suhendra (PKB), Ardianto (Demokrat) serta Sri Neni Trianawati (Golkar). (isk)

baca juga ...  Guru Ngaji di Barito Utara Didorong Terus Berkembang
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!