Masih Ada Masyarakat yang Belum Menempati Rumah Relokasi Abrasi Ujung Pandaran

SAMPIT – Masih ada masyarakat yang terkena dampak abrasi di pantai Ujung Pandaran, tepatnya di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), yang belum menempati rumah relokasi.

“Kurang lebih 20 unit rumah relokasi yang masih kosong atau belum ditempati oleh penghuninya,” ucap Atun, salah satu warga yang menempati rumah relokasi, Senin (30/7/2018).

Atun mengatakan, hal tersebut dikarenakan masih ada masyarakat atau warga yang tidak ingin membongkar rumahnya, dan rata-rata 20 unit rumah relokasi yang belum ditempati tersebut berada di bagian belakang.

“Ada yang belum bongkar rumahnya dan ada juga yang tidak ingin meninggalkan perahu mereka, mereka bilang akan pindah kalau dermaga sudah dibangun,” katanya.

Ia juga mengatakan, masyarakat dan dirinya merasa sangat senang dengan Pemeritah Kabupaten Kotim yang membuatkan rumah relokasi untuk mereka yang terkena dampak abrasi pantai ujung pandaran.

“Saya dan masyarakat Desa Ujung Pandaran sangat berterimakasih kepada pemerintah yang memperhatikan kondisi masyarakat yang terkena abrasi dan membuatkan rumah untuk kami, dan rumah yang dibangun ini sangat bagus dan tanahnya juga luas,” tambahnya.

(Put/Beritasampit.co.id)

EDITOR : MAULANA KAWIT

baca juga ...  Pencegahan Karhutla di Kalteng Tanggung Jawab Bersama. Dishut Siapkan 18 KPH
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!