Kepemimpinan Sahati, Pembangunan Sudah Bagus Tinggal Perhatikan Desa Terisolir

SAMPIT – Program kegiatan selama pemerintahan Sahati (H Supian Hadi – HM Taufiq Mukhri) sampai pada jilid II yang tengah berlangsung ini mendapat nilai plus oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur H Supriadi MT.

Namun dari semua penilaian yang diberikannya, ada beberapa kendala yang memang dihadapi Bupati-Wakil Bupati Kotim, sehingga menjadi PR (pekerjaan rumah) tersendiri bagi pihak dewan.

Selain terbentur status kawasan, pembangunan selama ini dinilai masih terpusat di wilayah perkotaan saja.

“Akses itu yang paling utama dalam menentukan maju atau tidaknya suatu wilayah, termasuk desa, kalau tidak ada akses artinya desa itu akan mati suri, ini yang perlu diperbaiki oleh pemerintah kita, selama ini pembangunan sudah baik, hanya saja pokusnya dj wilayah perkotaan,” ujarnya, Selasa (7/8/2018).

Ketua DPD partai Golkar Kotim ini mengakui, selama ini wilayah utara Kotawaringin Timur masih menjadi momok bagi daerah ini, mengingat selain luasnya wilayah juga status kawasan menjadi soal sulitnya mengembangkan pembangunan.

“Nah jadi pada intinya, pemerintahan kita harus pokus dalam menangani masalah status kawasan ini, kita bersyukur juga ada program TORA dari kementerian beberapa waktu lalu, dengan demikian tidak ada alasan untuk tidak mengembangkan wilayah utara tersebut,” lanjutnya.

Menurut Supriadi, wilayah utara masih banyak desa yang masuk dalam kategori tertinggal lantaran beberapa persoalan, yakni akses lalu lintas, listrik, dan falsilitas lainnya.

“Selatan juga yang sudah kita anggap maju, masih sering terjadi masalah, baik itu masalah fasilitas medis,sampai pada sekolah, apalagi wilayah utara yang sebagian besarnya akses sulit, jelas tidak akan bisa maju kalau dibiarkan seperti ini terus,” tutupnya.

(drm/beritasampit.co.id)

Editor : Irfan

baca juga ...  Lagi... 3 Orang Warga Pendahara, Tewas Tertimbun Tanah saat Menambang Emas
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!