Editor: A Uga Gara
SAMPIT-Daffa Saputra (8), bocah SD yang tewas tertabrak mobil pick up dalam perjanan pulang dari sekolah bersama saudara sepupunya Salsabila.
“Tadi kami lagi jalan kaki pulang ke rumah, saya serta satu orang teman dan dia (korban) ditabrak mobil dari arah bandara,” ucap Salsabila.
Korban merupakan anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan suami sitri, Maskur dan Wida harus pergi dengan cepat.
Pick up yang menabrak korban beserta sopirnya kini diamankan di kantor Satlantas Polres Kotim untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara jasad korban kini berada di kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit untuk divisum. Selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga korban.
Seperti diberitakan sebelumbya, bocah yang amsih duduk SD tewas seketika setelah ditabrak mobil pick up Nomor Polisi KH 8259 FR lantaran kepalanya pecah.
Peristiwa ini terjadi di ruas Jalan Muchran Ali, Baaamang Hulu, Sampit, Kotawaringin Timur, sekitar Pukul 10.30 Wib, Rabu (28/11/2018).
Menurut penuturan warga dilapangan, mobil pick up tersebut datang dari arah Bandara Haji Asan Sampit menuju arah Kota Sampit.
“Korban saat tabrakan pulang sekolah dan masih menggunakan seragam pakaian sekolah. Akibat tabrakan itu korban langsung meninggal dunia di tempat dengan kondisi kepala pecah,” ucap salah satu warga yang meminta namanya tidak disebutkan.
Hingga berita ini dinaikan, identitas serta alamat lengkap dari korban belum diketahui. Demikian juga identitas pelaku penabrak, juga belum diketahui.
Saat ini pihak kepolisian Satlantas Polres Kotim sudah melakukan proses evakuasi terhadap jasad korban.
Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari pihak Satlantas terkait tebrakan yang menghilangkan nyawa itu.
(im/beritasampit.co.id).











