KUALA PEMBUANG – Infrastruktur jalan di Desa Pangke, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah terpantau dengan kondisi memprihatinkan.
Padahal, jumlah warga Desa Pangke yang beraktivitas menggunakan jalan tersebut mencapai 600 Kepala Keluarga. Apalagi, anggaran Dana Desa Pangke sebesar 1,8 miliar yang diterima pertahun.
Salah satu warga yang enggan disebut namanya berharap, Pemerintah Desa (Pemdes) Pangke, agar segera memperbaiki jalan rusak tersebut. Bahkan ia menunjukan kondisi jembatan yang rusak dan jalan berlubang.
“Harapan kita sangat besar untuk segera diperbaiki jalan umum dan jembatan di desa ini pak,” katanya, Jumat 14 Agustus 2020.
Sementara itu, Sekretaris Desa Pangke, Hekulanus Ali saat dibincangi mengatakan, bahwa anggaran 1,8 miliar itu sudah dianggarkan ke semenisasi 100 meter, 10 unit pondok hujan, pembelian material air bersih, sumur gali 4 unit, 6 WC keluarga dan 2 WC di wisata air terjun.
Selain itu, mengenai tower air bersih yang tampak didirikan di dua tempat di Desa Pangke, Hekulanus Ali mengatakan, bahwa tower itu bukan pekerjaan Pemerintah Desa.
Ia juga sempat mengarahkan kepada Kepala Desa untuk informasi lebih jelas mengenai pembangunan di Desa Pangke. (Afner Juliwarno/beritasampit.co.id).











