SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mengapresiasi PT Pertamina yang melakukan penghijauan di Sungai Karang Mumus (SKM) untuk menciptakan kota yang hijau sehingga memberikan kenyamanan untuk warga.
“Atas nama pemerintah saya berterima kasih kepada teman-teman Pertamina yang memiliki kepedulian terhadap penghijauan di SKM karena kota kita rentan banjir,” kata Wali Kota Samarinda Rusmadi di Samarinda, Selasa 30 Agustus 2022.
Menurut dia, Pemkot Samarinda serius menghijaukan kawasan pinggir sungai karena ingin memastikan bantaran SKM dan sekitarnya sebagai ruang terbuka hijau
PT Pertamina berencana melakukan penghijauan SKM pada segmen tujuh setelah sebelumnya telah melakukan aksi penghijauan sempadan SKM pada bulan Januari 2022 untuk segmen 1 di area dekat GOR 27 September Unmul hingga Jalan Gelatik dengan panjang 1.400 meter.
Dijelaskan Rusmadi, pemerintah pada intinya menginginkan ada yang tumbuh secara natural untuk menjadi ekosistem di tepi SKM dan tidak selalu harus di turap, sehingga dengan menanam pohon itulah tanaman akan tumbuh secara alami.
“Semoga ditambah niatan Pertamina untuk membantu penghijauan di SKM tadi tidak setengah-setengah dan tetap konsisten karena kalau kita memberikan jeda yang cukup panjang untuk melakukan aksi ini takutnya warga bisa saja memanfaatkan momen untuk mendirikan bangunan kembali,” pesan Rusmadi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda Nurrahmani mengungkapkan niatan PT Pertamina tersebut berdasarkan permohonan yang pernah pihaknya ajukan ke anak perusahaan BUMN tersebut dengan harapan Pertamina bisa ikut serta menanam sekaligus melakukan pemeliharaan tanaman di sepanjang SKM.
“Alhamdulillah, proposal yang kami ajukan ini ternyata mendapat respons positif dari Pertamina yang nantinya kita tindak lanjuti melalui kesepakatan kerja sama bersama Pemkot,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan, dari total delapan segmen yang ada di SKM, segmen satu kini sudah ditanami sekitar 100 lebih pohon sejak awal tahun 2022 dimana pemeliharaannya dihibahkan kepada Dinas Pertanian.
Sementara Manager Fuel Terminal PT Pertamina Erik Imam Kasmianto mengaku pihaknya akan fokus pada segmen tujuh di sepanjang 2.450 meter dengan merangkul mahasiswa Politenik Negeri (Polnes) dalam penanaman nanti.
“Target kami bulan September sudah bergerak melakukan penanaman pohon di segmen tujuh dari Jembatan Griya Nukti hingga Jembatan Lempake. Walaupun pelan-pelan, semoga bisa bertahap dan berlanjut hingga ke segmen berikutnya,” harapnya. (Antara).











