Jabatan Kepala Sekolah Minimal Empat Tahun, Faktanya Ada yang Mengundurkan Diri

SAMPIT – Kepala Sekolah sebenarnya juga tenaga pendidik/guru di sekolah. Hanya saja, diberikan tugas tambahan untuk menjabat sebagai kepala sekolah.

Demikian diungkapkan Pengawas TK/SD di Pengawas Dinas Pendidikan Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Tmur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), Rusnilawati saat monev dengan kepala sekolah dasar se-Kecamatan Baamang, baru-baru ini.

“Penugasan guru tambahan jadi kepala sekolah, dia sebenarnya guru juga sama seperti guru lainnya bisa memgajar di ruangan kelas,” ujar Rusnilawati dihadapan yang dihadir pada monev yang diagendakan setiap bulan ini.

Dia menyebutkan bahwa sebenarnya jabatan kepala sekolah minimal hanya empat tahun, sehingga diharapkan seluruh kepala sekolah untuk mengadakan kuisioner dengan para dewan guru.

“Tujuan kuisioner ini untuk mengetahui capaian program apa yang telah dilakukan misalnya dalam setahun. Mintalah penilaian dengan dewan guru supaya bisa ada perbaikan ketika program itu seandainya ada yang kurang tepat,” saran istri mantan Camat Baamang HM Yusransyah ini.

Lebih jauh Rusnilawati menjelaskan, meskipun jabatan kepala sekolah dasar itu minimal empat tahun. Akan tetapi, menurutnya, dalam perjalanan karirnya ternyata banyak yang ingin mengundurkan diri.

“Belum capai empat tahun sudah banyak masalah, belum sampai empat tahun ada yang mengundurkan diri. Hal ini tentunya tidak lepas dari bahwa kepala sekolah itu harus membuat kuisioner untuk mengetahui sejauhmana capaian program di sekolah,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya sangat menganjurkan khususnya para kepala sekolah saling berkomunikasi dengan baik, tidak hanya kepada para dewan guru di sekolah bahkan di luar dari substansinya.

“Di Kotim ini kan kita ada pemerhati pendidikan, kita ada komite sekolah, ini kita perlu komunikasikan setidaknya untuk instropeksi diri di mana letak kekurangan kita sebagai kepala sekolah dan hal lainnya yang berkaitan dengan pendidikan di sekolah,” pungkasnya. (ifin)

baca juga ...  Waspadai Gejala Gangguan Kesehatan Mental pada Anak Ditengah Pandemi Covid-19
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!