KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimatan Tengah melaksanakan pemantauan kebutuhan bahan pokok di Gudang Bulog Kuala Kurun. Operasi tersebut langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Richard dengan didampingi OPD terkait.
“Kunjungan yang dilaksanakan ini, dalam rangka mengecek ketersediaan stok beras yang ada, guan memenuhi kebutuhan beras bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Gunung Mas, hal ini dilakukan karena adanya kenaikan harga bahan-bahan pokok di pasar Kuala Kurun yang dalam hal ini adalah beras,” ungkap Richard belum lama ini.
Lebih lanjut dikatakannya, dengan melihat langsung kondisi seperti ini, Pemkab Gunung Mas bersama dengan Bulog akan berupaya menjaga kestabilan harga dengan mengadakan pasar penyeimbang agar harga beras ini bisa ditekan sehingga nantinya tidak naik secara signifikan.
“Pasar penyeimbang diharapkan bisa menjadi penyeimbang untuk harga beras yang ada di Kabupaten Gunung Mas khususnya di Kota Kuala Kurun,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gunung Mas Eighmanto menyebutkan, program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat, provinsi dan kabupaten saling bersinergi. sehingga beras yang ada di dalam Gudang Bulog ini terdapat dua jenis, yakni, ada yang bersifat bantuan beras dan ada yang bersifat beras bisa dijual kepada masyarakat.
“Jadi ada dua program ini, mudah-mudahan intervensi pemerintah dapat menstabilkan harga di tingkat masyarakat, sehingga kita bisa menghindari terjadinya para spekulan yang mengambil keuntungan dengan inflasi yang terjadi,” sebutnya.
Untuk diketahui jumlah beras yang tersedia di Gudang Bulog Kuala Kurun sebanyak 130 ton kurang lebih, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 4-5 bulan ke depan. (Ale)











