SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Kamis 23 November 2023.
Bupati Kotim Halikinnor yang hadir membuka kegiatan meyampaikan tahun 2045 mendatang, Indonesia genap berusia 100 tahun atau satu abad Kemerdekaan, ditargetkan Indonesia sudah menjadi negara maju, modern, dan sejajar dengan negara-negara adidaya di dunia.
Sementara itu pada tahun 2045, Indonesia, termasuk Kotim juga akan mendapatkan bonus demografi yaitu jumlah penduduk 70 persennya dalam usia produktif 15-64 tahun, sedangkan sisanya 30 persen merupakan penduduk yang tidak produktif yaitu usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun.
Jika bonus demografi ini tidak dimanfaatkan dengan baik akan membawa dampak buruk terutama masalah sosial seperti kemiskinan, kesehatan yang rendah, pengangguran, dan lainnya.
Sehingga SDM perlu ditingkatkan , pemenuhan kebutuhan pendidikan hingga perguruan tinggi adalah langkah yang perlu diambil.
Halikinnor mengusulkan melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bisa bekerja sama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memberikan kuota untuk kabupaten.
“Karena Kotim ini masih sedikit yang bisa masuk PTN, perlu persaingan yang ketat dengan wilayah lain yang lebih maju, dengan adanya kuota maka nantinya peluang masuk PTN bisa lebih besar,” ungkapnya.
Ia menyampaikan menempuh pendidikan bisa dimana saja selagi giat dan sungguh-sungguh, namun di PTN dikenal memiliki fasilitas yang lebih baik dan lengkap.
“Harapannya generasi masa depan Indonesia adalah generasi yang cerdas, mau menerima perubahan, memiliki kecerdasan yang komprehensif yakni produktif, inovatif serta damai dalam interaksi sosialnya, generasi berkarakter kuat dan sehat, serta berperadaban unggul,” pungkasnya. (Nardi)











