Dinas Pertanian Kobar Mulai Tanam 8.300 Batang Cabai Rawit di Kebun Percontohan

PANGKALAN BUN – Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mulai melakukan penanaman bibit cabai rawit di kebun percontohan, di mana kebun tersebut di pusatkan di kawasan Sport Center Jalan Samari Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan.

Kepala Dinas Pertanian Kobar Kris Budiastuti melalui Kabid Hortikultura Adi Budiarto, mengatakan bahwa dalam penanaman bibit cabe rawit tersebut, pihaknya melibatkan 15 orang Tenaga Penyuluh dari Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Arut Selatan.

“Kami sudah memulai penanaman bibit cabai rawit sebanyak 8.300 batang di atas lahan 1 hektare, kegiatan penanaman ini melibatkan 15 orang tenaga Penyuluh Kecamatan Arut Selatan, mengingat pada hari Senin (27/11) bapak Penjabat Bupati Kobar akan melaunching kebun percontohan tanaman Hortikultura ini,” kata Adi Budiarto, Kamis, 23 November 2023.

Dimana menurutnya, pembukaan demplot percontohan tanaman Hortikultura di kawasan Sport Center ini, bagian percontohan pemamfaatan lahan tidur, milik atau aset pemerintah daerah, untuk dimanfaatkan guna mendukung ketahanan pangan Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Untuk demplot percontohan ini disiapkan lahan sekitar 5,5 hektare, untuk penanaman  bibit cabai rawit luasnya sekitar 1 hektare, sedang sisanya sekitar 4,5 hektare akan dimanfaatkan oleh para  petani yang tergabung dalam kelompok tani sayur sayuran, sehingga sisa lahan yang ada akan di tanam dengan berbagai jenis sayuran,” ucap Adi Budiarto.

Kegiatan ini lanjut Adi Budiarto, untuk sarana dan prasarana baik benih, pupuk dan lain sebagainya di bantu oleh Dinas Pertanian Kobar.

Dimana menurutnya, untuk wilayah Kobar telah di buka 10 kebun percontohan tanaman Hortikultura, akan tetapi di kawasan Sport Center , arealnya yang paling luas.

“Dibukanya kebun percontohan tanaman Hortikultura di wilayah Kobar, dengan maksud untuk mengendalikan inflasi serta menstabilkan harga di pasaran, selain itu melalui kebun percontohan tanaman Hortikultura ini sebagai upaya dalam pencegahan kasus stunting,” ujar Adi Budiarto.

baca juga ...  Pembukaan PON XX Papua, Bangkit dan Menang Bersama Menuju Masa Depan

Adi Budiarto juga menyampaikan, seperti saat ini yang terjadi di pasar, melonjaknya harga cabai rawit, karena  pasokan cabai berkurang, yang disebabkan oleh produksi cabai yang ditanam petani menurun akibat kemarin kamarau panjang. Diperkirakan nanti pada akhir bulan Desember ini produksi cabai sudah normal sehingga stok cabai di pasar cukup dan harga semoga bisa turun. (Man)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!