Pelapor Sudah Diminta Klarifikasi Bawaslu Kotim Dalam Laporan Dugaan Ketidaknetralan ASN

SAMPIT – Kasus dugaan ketidaknetralan ASN dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus bergulir, setelah pelapor Dosen Ilmu Hukum Nurahman Ramadani dipanggil memberikan klarifikasi.

Bawaslu melakukan pemanggilan Ramadani sebagai pelapor pada Senin 5 Februari 2024 di kantor yang beralamat di Jalan MT Haryono Sampit itu untuk diminta klarifikasi terkait laporannya sepekan lalu, adanya empat ASN bersama calon legislatif (caleg) berfoto bersama menyerahkan bantuan fardu kifayah di sebuah masjid Kelurahan Ketapang.

Ramadani menyampaikan sejumlah pertanyaan diberikan Bawaslu seperti mendapatkan informasi dari mana, dimana, kapan kejadian, ada siapa saja dan sebagainya.

“Inti pertanyaannya seputar menggali informasi lebih lanjut terkait laporan dugaan ketidaknetralan tersebut,” kata Ramadani.

Ia menyampaikan informasi itu dari media online Berita Sampit, terlihat ASN berfoto bersama salah satu caleg sehingga muncul dugaan adanya ketidaknetralan di sana.

“Setelah saya sebagai pelapor diminta keterangan, selanjutnya Bawaslu memanggil para terlapor,” kata Ramadani.

Ia juga mengungkapkan adanya bukti baru dari foto-foto di media online Berita Sampit yang belakangan terbit tentang kegiatan pemberian bantuan fardu kifayah tersebut.

Diketahui sebelumnya ada empat ASN yang dilaporkan setelah memberikan bantuan Fardu Kifayah di sebuah masjid di Kelurahan Ketapang Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan di sana juga ada satu calon legislatif (caleg) dan berfoto bersama.

ASN yang dilaporkan yaitu Camat Mentawa Baru Ketapang Irpansyah, kemudian Lurah Ketapang M Jais, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kotim Kurniawan Wibowo.

Ketiganya menyampaikan bahwa caleg hadir dalam kegiatan tersebut hanya kebetulan, dan bukan agenda politik, murni penyerahan bantuan dari pemerintah.

Sedangkan satu lagi ASN yang dilaporkan yaitu Kepala Dinas Sumberdaya Air Bina Marga Bina Konstruksi Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Mentana Dhinar Tristama menegaskan dirinya saat penyerahan bantuan Fardu Kifayah hanya mendampingi.

baca juga ...  Kejari Minta Data Akurat Kasus Tanah Makam dan Siap Tegakkan Hukum

“Terkait adanya caleg disitu, bisa ditanyakan langsung ke yang bersangkutan,” kata Mentana saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu. (Nardi).

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!