Kesadaran Pengunjung FBIM Masih Rendah, Sampah Berserakan di Lokasi Acara

PALANGKA RAYA – Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tahun 2024 dalam rangka merayakan hari jadi Kalimantan Tengah (Kalteng) ke-67 tahun.

Banyak sekali perlombaan-perlombaan yang diagendakan event tersebut dalam memeriahkan hari jadi Kalteng, salah satunya Tari Pesisir yang diselenggarakan, di Halaman Gor Serbaguna, Jalan Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya, Selasa 21 Mei 2024 malam.

Para pengemar tari berbondong-bondong mengunjungi acara tersebut, dengan duduk rapi di depan panggung menggunakan alas plastik yang sangat sulit diuraikan.

Namun usai gelaran acara tersebut, para penonton tampak enggan memungut kembali sisa sampah plastik untuk dibuang ke tempat sampah. Tidak hanya itu, botol minum, kantong plastik bekas makanan pun ikut dibuang sembarangan.

Jenis sampah plastik tersebut tergolong sulit diuraikan dan sekali pakai diantaranya kantong plastik, botol bekas minum, plastik memuat makanan, dan plastik untuk alas duduk. Sampah plastik tersebut berhamburan di hamparan halaman Gor Serbaguna.

Salah seorang penonton tampak membawa plastik alas duduknya untuk dibuang ke tempat sampah bernama Saiful menyebut, masyarakat kurang memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya.

“Saya merasa para penonton kurang memiliki kesadaran terhadap sampah untuk membuang pada tempatnya,” sebut lelaki berkacamata itu.

Dia mengatakan sudah seharusnya sebagai pengguna plastik sekali pakai, bertanggung jawab atas sampah yang digunakan.

“Saya sangat berharap masyarakat Kalimantan Tengah sadar untuk lebih bisa memperhatikan sampah plastik sekali pakai yang digunakan dan membuang sampah pada tempatnya,” tuturnya.

(Sya’ban)

baca juga ...  Gerdayak Indonesia Kalteng Laksanakan Konferprov II Tahun 2022
Bagikan:
Berita Populer