SAMPIT – Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Ardi Saputra menyampaikan perlunya program posisioning dan revitalisasi Kotim sebagai “Pintu Gerbang Kalimantan Tengah (Kalteng)”.
“Yang hari ini pelan-pelan tapi pasti bisa bergeser ketetangga Kabupaten sebelah kalau tidak cepat-cepat sadar mendapat perhatian yang serius dari kita semua,” kata Ardi, Selasa 30 Juli 2024.
Kotim memiliki akses laut, darat dan udara, harus menjadi perhatian serius bagaimana mengelola itu semua menjadi akses utama di Kalteng.
“Jangan sampai malah mengalami kemunduran,” ungkapnya.
Sementara masyarakat Kotim sendiri lebih memilih untuk terbang lewat daerah lainnya, karena kondisi tiket mahal dan jadwal yang tidak menentu, ini perlu menjadi perhatian serius.
Selain sebagai pintu gerbang Kalteng, Rebranding dan revitalisasi Kota Sampit sebagai Ibukota Kabupaten Kotim perlu dibangun.
Dengan implementasi pembangunan sesuai dengan tata ruang kota yang benar, dan pembangunan prrilaku dan budaya bersih, sadar lingkungan, sehingga kota Sampit menjadi kota yang menarik, punya kesan dan selalu menjadi impian untuk orang berkunjung.
“Tidak seperti saat ini, trotoar menjadi tempat jualan, sampah masih berserakan, drainase tidak berfungsi, banjir selalu terjadi, jalan dalam kota banyak yang rusak. Ini menjadi PR buat pemerintah kedepan untuk tetap konsisten dalam pembangunan kota,” pungkasnya.
(nardi)











