Bupati Kotim Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ruang Kelas Baru SDN 1 Baamang Tengah

SAMPIT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas baru dan kantor SDN 1 Baamang Tengah, Sabtu 14 September 2024.

Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan infrastruktur pendidikan yang sangat dinantikan oleh warga setempat bahwa pendidikan adalah pilar utama pembangunan bangsa.

Halikinnor menyampaikan pembangunan ruang kelas baru dan kantor di SDN 1 Baamang Tengah bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di Kotim.

“Setelah status lahan sekolah ini jelas, pembangunan ini menjadi simbol komitmen pemerintah untuk memberikan fasilitas yang lebih baik bagi anak-anak,” ujar Halikinnor.

Dengan harapan proses belajar mengajar menjadi lebih optimal untuk mencetak generasi unggul di masa depan.

Halikinnor juga menegaskan bahwa pembangunan ini bukanlah akhir dari upaya peningkatan pendidikan di Kotim.

Ia berpesan kepada seluruh pihak, termasuk pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat untuk merawat serta memanfaatkan fasilitas yang ada.

Selain itu, dirinya menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengajaran seiring dengan pembangunan fisik.

“Kepada guru, saya juga berpesan untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjadi teladan, karena masa depan bangsa ada di tangan anak-anak yang mereka didik,” tambahnya.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan sektor pendidikan. Program pembangunan sekolah, peningkatan kualitas guru, dan pemberdayaan masyarakat akan terus menjadi prioritas pemerintah.

Pembangunan SDN 1 Baamang Tengah, menurut Halikinnor, hanyalah satu dari banyak program yang telah direncanakan. Ia berharap seluruh sekolah di wilayah Kotim nantinya bisa memiliki fasilitas memadai untuk memberikan pendidikan berkualitas tanpa terkendala keterbatasan sarana.

SDN 1 Baamang Tengah ini terdapat 12 rombongan belajar namun yang terakomodir hanya enam ruang belajar,  ditambah dua ruang kantor guru dan kepala sekolah.

baca juga ...  Virus Corono Bikin Warga Panik, Polsek Bulik Tinjau Apotek dan Toko

Pembangunan ini akan berlangsung selama 110 hari kalender, dimulai pada 9 September 2024 dan dijadwalkan selesai pada 27 Desember 2024. Nilai kontrak untuk proyek ini mencapai Rp 2,34 miliar, yang dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2024.

(nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!