Puluhan Sekolah Dapat Layanan Internet Gratis, Kadisdik Kotim: Guru Harus Kreatif dalam Proses Pembelajaran

SAMPIT – Sebanyak 31 Sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat layanan akses gratis dengan perangkat Very Small Apartur Terminal (VSAT)  dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI tahun 2024 ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah menyampaikan terimakasih kepada Kemenkominfo pusat yang telah menyediakan layanan internet gratis di sejumlah sekolah.

“Kemarin ada bantuan untuk internet gratis di beberapa sekolah dari Kominfo RI. Harapan kami beberapa sekolah tersebut bisa memanfaatkan teknologi tersebut dengan baik,” kata Muhammad Irfansyah, Selasa 24 September 2024.

Menurut Irfansyah sekarang merupakan era digitalisasi yang menuntut semua pihak untuk bisa menggunakan teknologi dengan maksimal terutama kegiatan-kegiatan proses pembelajaran di sekolah.

“Suka atau tidak anak didik kita harus dibiasakan dengan adanya teknologi. Adanya internet gratis juga menuntut guru harus kreatif dalam proses pembelajaran,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemkab Kotim memperoleh bantuan akses internet dengan teknologi VSAT dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi  Kominfo RI yang dipasang perdana di MTs Darussalam Kecamatan Kota Besi.

“Pemasangan perangkat VSAT ini diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan di wilayah Kabupaten Kotim,” lanjutnya.

Sementara Kepala Diskominfo Kotim Marjuki menyampaikan Kotim mendapat alokasi 31 titik VSAT, dengan 30 titik di sekolah dan 1 titik di Polsubsektor Tualan Hulu. Prioritas diberikan kepada satuan pendidikan karena urgensi kegiatan online dan daring di sekolah.

Ia berharap dengan adanya VSAT ini, akses internet di wilayah Kotim, khususnya di daerah terpencil dan terisolir, dapat terhubung sepenuhnya pada tahun 2025.

VSAT dipilih karena kemudahan pemasangan dan efisiensi biaya dibandingkan dengan menara tower. VSAT menggunakan teknologi satelit, sehingga tidak memerlukan listrik dan dapat langsung dioperasikan

baca juga ...  Lapas Sampit teken MoU dengan CV. DRN Aviary Untuk Program Kemandirian Warga Binaan

“Program VSAT ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah Kotim,” demikian Marjuki.

(ibra)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!